PASURUAN, BacainD.com – Aksi berani seorang pria asal Kabupaten Pasuruan yang berusaha mempertahankan hartanya berakhir dengan duka mendalam. Doni Nizar Santoso (34), warga Dusun Sugro, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan tragis saat mengejar komplotan pencuri yang menggasak sepeda motor miliknya pada Rabu (24/6/2026) menjelang petang.

Peristiwa ini berawal sekitar pukul 17.45 WIB, ketika motor Honda Beat milik korban yang sedang diparkir di depan rumah raib digondol maling. Komplotan pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga orang tersebut beraksi menggunakan motor Honda Scoopy tanpa pelat nomor. Sadar kendaraannya dibawa kabur, Doni langsung berinisiatif memburu para pelaku dengan meminjam sepeda motor milik saudaranya.

Aksi kejar-kejaran yang menegangkan itu berlangsung hingga ke Jalan Raya Desa Tutur. Demi menghentikan pelarian tersebut, korban nekat menabrakkan kendaraannya ke motor pelaku. Benturan keras itu membuat pelaku tersungkur dan motornya menghantam sebuah mobil Grand Max. Malangnya, Doni yang ikut terjatuh ke badan jalan langsung tersambar oleh sebuah mobil pikap yang datang dari arah berlawanan.

Meskipun sempat dilarikan ke Puskesmas Nongkojajar untuk mendapatkan pertolongan medis, luka parah yang dialami korban membuat nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Fakta mengejutkan terungkap setelah insiden maut tersebut. Salah satu eksekutor pencurian sebenarnya sempat ditahan oleh warga yang berada di sekitar lokasi kejadian tak lama setelah kecelakaan terjadi.

Namun, situasi berubah ketika dua pria misterius datang mengendarai motor dan mengaku sebagai kerabat dari pelaku yang terjatuh. Warga yang terkecoh akhirnya membiarkan pelaku dibawa pergi, yang belakangan diketahui bahwa kedua pria tersebut adalah bagian dari komplotan maling itu sendiri.

Kepala Desa Andonosari, Pujianto, membenarkan bahwa almarhum merupakan salah satu warganya yang gugur saat mempertahankan haknya. Ia menjelaskan bahwa pihak keluarga dan masyarakat setempat kini sedang fokus melakukan proses pemakaman korban.

Pujianto juga menyampaikan harapan besar agar pihak kepolisian bisa bergerak cepat mengusut tuntas kasus ini dan meringkus seluruh komplotan yang melarikan diri.

“Saat ini korban sudah di makamkan di TPU Desa setempat, kami berharap Polisi bisa meringkus terduga pelaku,” harapnya.

Pihak kepolisian saat ini tengah mengumpulkan berbagai bukti, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna mengidentifikasi wajah para pelaku.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengonfirmasi kebenaran informasi mengenai pelaku yang sempat diamankan oleh massa namun berhasil meloloskan diri setelah dijemput oleh rekannya.

“Benar, berdasarkan hasil penyelidikan kami, salah satu pelaku sempat diamankan oleh warga di lokasi kejadian,” ungkap Joko saat memberikan keterangan pada Kamis (25/6/2026).

Joko menegaskan, bahwa dua pria yang datang menyelamatkan pelaku diduga kuat merupakan bagian dari sindikat pencurian tersebut.

“Mereka kemudian membawa pelaku tersebut meninggalkan lokasi. Setelah kami dalami, orang-orang yang datang itu diduga merupakan rekan pelaku,” tegasnya.

Saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran intensif terhadap seluruh daftar pencarian orang (DPO) yang terlibat, sekaligus mendalami kronologi kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan hilangnya nyawa korban. (BM)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

M. Bahrul Ulum

M. Bahrul Ulum adalah seorang wartawan BacainD.com - M. Bahrul Ulum merupakan Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) resmi yang bertugas di BacainD.com untuk wilayah Jawa Timur.