BEKASI, BacainD.com – Alarm bahaya kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bekasi kembali berbunyi. Sepanjang semester pertama 2026, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Bekasi telah menerima 220 laporan kasus, sebuah angka yang menunjukkan hampir setiap hari terjadi satu kasus kekerasan di wilayah tersebut.

Lonjakan tersebut memunculkan kekhawatiran karena berpotensi melampaui total laporan sepanjang 2025 yang tercatat sebanyak 368 kasus.

Kepala UPTD PPA Kabupaten Bekasi, Fahrul Fauzi, mengatakan tren peningkatan kasus sudah terlihat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, angka ini terlihat meningkat,” ujar Fahrul di Cikarang Utara, Senin (13/7/2026).

Menurut Fahrul, kekerasan seksual masih menjadi jenis kasus yang paling banyak dilaporkan. Kasus-kasus tersebut meliputi pelecehan seksual, persetubuhan paksa, hingga tindak pidana perdagangan anak.

Salah satu perkara yang menjadi perhatian publik adalah pengungkapan praktik eksploitasi di kawasan lokalisasi Tenda Biru, Cibitung, yang dibongkar oleh Polda Metro Jaya.

Kasus tersebut juga masuk dalam kategori tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Fahrul menjelaskan, berdasarkan hasil pendampingan dan pemetaan yang dilakukan UPTD PPA, tingginya angka kekerasan dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Mulai dari tekanan ekonomi dan kemiskinan, lingkungan sosial yang kurang kondusif, lemahnya pengawasan orang tua, hingga dampak negatif penggunaan media sosial.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, lingkungan, sekolah, hingga pemerintah, dapat memperkuat upaya pencegahan agar kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak terus meningkat di Kabupaten Bekasi. (Frm)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

Firmansyah

Firmansyah merupakan seorang wartawan resmi di media online BacainD.com untuk wilayah Bekasi Raya. - Firmansyah menjabat sebagai Kepala Biro (KA-Biro) Bekasi Raya yang aktif mengulas berita terkini dengan gaya penulisan yang lugas dan informatif. Fokus pada kecepatan, akurasi, dan relevansi dalam setiap karya jurnalistik yang dipublikasikan.