PASURUAN, BacainD.com – Ancaman narkoba yang kian mengintai generasi muda direspons cepat oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Sebagai garda terdepan, sebanyak 72 anggota Kelompok Pemuda Anti Narkoba (KOPAN) resmi dilantik untuk menjadi “benteng” sekaligus agen perubahan dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.
Pelantikan yang berlangsung di Auditorium Mpu Sindok. Para pemuda ini mengusung misi besar bertajuk “Garda Muda Pasuruan Beraksi dengan Karya, Bersih Tanpa Narkoba” guna memastikan lingkungan sekolah hingga pelosok desa bebas dari barang haram.
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, yang hadir langsung dalam pelantikan menyampaikan bahwa, posisi pemuda sangat krusial. Selain sering menjadi target utama peredaran, anak muda memiliki energi sebagai agent of change yang efektif.
“Ini menjadi tugas kita bersama untuk memerangi narkoba, khususnya di Kabupaten Pasuruan. Dan salah satu pihak yang berperan penting adalah para pemuda,” ucap Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi.
Mas Rusdi menjelaskan bahwa, langkah konkret jauh lebih berharga daripada sekadar wacana. Mas Rusdi meminta seluruh anggota KOPAN segera berkoordinasi dan menyusun rencana aksi nyata yang langsung menyentuh masyarakat.
“Yang paling penting adalah action. Karena ini masalah narkoba yang semua negara terus berupaya memeranginya, termasuk Indonesia. Maka dari itu, mari kita niatkan ibadah demi membantu pemerintah memerangi narkoba sampai tuntas,” jelasnya.
Di sisi lain, Mas Rusdi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran BNNK Pasuruan, Polres Pasuruan, Polres Pasuruan Kota, TNI, serta elemen masyarakat yang selama ini konsisten dalam memerangi narkotika.
“Saya sebagai Bupati mengucapkan terima kasih kepada BNNK, Polres Pasuruan dan Polres Pasuruan Kota, dan semua aparat penegak hukum dan teman teman yang dengan sukarela membantu dalam upaya penanggulangan narkoba,” ujarnya.
Dengan terbentuknya 72 anggota KOPAN ini, diharapkan angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Pasuruan dapat ditekan secara signifikan melalui gerakan yang lebih organik dan dekat dengan gaya hidup anak muda masa kini.
Ketua KOPAN (Kader Inti Pemuda Anti Narkoba) Kabupaten Pasuruan, Moch. Syihabuddin mengatakan, kehadiran KOPAN akan difokuskan pada upaya preventif atau pencegahan sejak dini. Mereka dipersiapkan untuk menjadi penyuluh dan penggerak kampanye anti-narkoba di lingkungan masing-masing.
“Kami fokus di sosialisasi dan pencegahan dini pada bahaya narkoba. Mulai di sekolah, desa, kecamatan sampai organisasi kepemudaan, sejauh itu yang kami harapkan,” pungkas Syihabuddin. (BM)






