JAKARTA, BacainD.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan TikTok Indonesia menggelar pelatihan vokasi digital bertajuk “BISA (Belajar dan Implementasi Skill Adaptif) Bareng TikTok” secara hibrida di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan, kolaborasi tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan industri dalam meningkatkan kualitas talenta digital di Indonesia.

“Kami membuka kerja sama dengan semua pihak selama memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, sesuai dengan peraturan dan tata kelola di Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Yassierli saat peluncuran program.

Ia berharap, akses terhadap pelatihan digital yang relevan, mulai dari pembuatan konten hingga pemanfaatan platform e-commerce, dapat menjadi alternatif pekerjaan yang lebih fleksibel bagi masyarakat.

“Semoga ini menjadi skill baru yang bisa terus dikembangkan dan menjadi salah satu alternatif pekerjaan, meskipun bersifat sementara, namun diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan,” katanya.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menambahkan bahwa kolaborasi ini penting untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar adaptif menghadapi tantangan ketenagakerjaan global.

Menurutnya, kerja sama tersebut mencakup penyusunan analisis kebutuhan pelatihan, pengembangan program dan kurikulum, penyediaan sarana dan prasarana, serta peningkatan kapasitas instruktur.

“Program BISA Bareng TikTok ini merupakan implementasi dari kerja sama tersebut dalam rangka peningkatan kompetensi SDM di bidang digital,” ujarnya.

Sementara itu, Head of Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia, Hilmi Adrianto, menyebut pelatihan digelar selama satu hari secara hibrida dengan melibatkan sekitar 400 peserta luring dan sekitar 1.000 peserta daring.

“Kami ingin berkontribusi dalam membangun ekosistem yang lebih inklusif, di mana masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap teknologi, tetapi juga kemampuan untuk memanfaatkannya secara optimal,” kata Hilmi. (Ths)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan: