BEKASI, BacainD.com – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Gedung Pertemuan Mandala Adhiayaksa, Bekasi Selatan, Rabu (13/5/2026), saat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bekasi menggelar tasyakuran dan aksi sosial bertajuk “Kolaboratif, Humanis dalam Membangun Kota Bekasi Maju.”
Tak hanya menjadi ajang silaturahmi insan pers, kegiatan tersebut juga menjelma menjadi ruang kepedulian sosial.
Puluhan anak yatim dan dhuafa tampak sumringah menerima santunan, bingkisan, hingga paket sembako dari para pengurus dan anggota media siber yang tergabung dalam SMSI Kota Bekasi.
Atmosfer acara berlangsung meriah namun tetap sarat nilai kekeluargaan. Kehadiran unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, hingga pelaku UMKM memperlihatkan bahwa media tidak lagi dipandang sekadar peliput peristiwa, melainkan mitra strategis dalam membangun ruang publik yang sehat dan humanis.
Nuansa budaya turut mempercantik jalannya acara. Penampilan tari modern Genjring dan Tor-tor dari siswi SMPN 4 Kota Bekasi sukses memukau tamu undangan.
Sementara lantunan qasidah dan pembacaan puisi dari LASQI Nusantara Jaya menambah suasana menjadi lebih khidmat dan menyentuh.
Tak berhenti di sana, ratusan cangkir kopi gratis dari Kopi Bro turut menjadi daya tarik tersendiri yang membuat suasana semakin cair dan akrab.
Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Saifuddin Siroj dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme media di tengah derasnya arus digitalisasi informasi.
“Pers yang sehat, jujur, dan berlandaskan nilai agama adalah harapan bangsa, khususnya Kota Bekasi,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara ulama, pemerintah, aparat penegak hukum, dan insan pers agar informasi yang diterima masyarakat benar-benar memberi manfaat serta menciptakan keteduhan di tengah kehidupan sosial.
Dukungan terhadap peran pers juga datang dari DPRD Kota Bekasi melalui perwakilan Fraksi PKS, Muhamad Kamil Syaikhu.
Menurutnya, media memiliki tanggung jawab besar dalam membangun nalar publik melalui informasi yang positif, edukatif, dan berimbang.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bekasi melalui Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Jaya Eko Setiawan mengapresiasi kontribusi SMSI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan secara cepat dan kredibel kepada masyarakat.
Kehadiran unsur penegak hukum seperti Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota, hingga Kodim 0507/Bekasi semakin menegaskan dukungan lintas sektor terhadap keberadaan pers yang profesional dan independen.
Ketua Pelaksana kegiatan, Binsar Manurung, menegaskan bahwa media daring memiliki tanggung jawab moral yang jauh lebih besar daripada sekadar mengejar kecepatan publikasi.
“Tanggung jawab media daring bukan hanya menyebarkan informasi, tetapi juga menjaga integritas ruang publik,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat, SMSI Kota Bekasi juga menghadirkan pelayanan langsung berupa pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal bagi UMKM, hingga layanan administrasi kependudukan dari Disdukcapil.
“Ini langkah SMSI untuk hadir langsung memberikan manfaat dan pelayanan kepada masyarakat,” tambah Binsar.
Ketua SMSI Kota Bekasi, Joko S Dawoed, turut mengapresiasi soliditas panitia serta seluruh anggota media yang terus menjaga marwah jurnalistik profesional di tengah derasnya tantangan era digital.
Ia menekankan bahwa independensi, verifikasi, dan keberimbangan harus tetap menjadi fondasi utama dalam setiap karya jurnalistik.
“SMSI hadir memastikan media siber tetap memegang etika jurnalistik dan menjadi penyeimbang informasi publik,” tandasnya.
Menutup kegiatan, Joko menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna: kekompakan dan kebersamaan menjadi modal utama agar organisasi pers tetap relevan, dipercaya, dan dicintai masyarakat. (Suryo ST)






