Bekasi, BacainD.com – Kemacetan yang kerap terjadi di Simpang Tiga Apotek Argia, Jalan Caman Raya, perbatasan Kelurahan Jatibening dan Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondokgede, terus menjadi perhatian masyarakat.
Selain menghambat mobilitas warga, kondisi lalu lintas di lokasi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan dan konflik antar pengguna jalan.
Ketua Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW) Kelurahan Jatibening Baru, Suharto, mengatakan masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kepadatan kendaraan yang hampir terjadi setiap hari.
“Masyarakat berharap ada penempatan petugas di Simpang Tiga Argia agar kemacetan dapat terurai dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin,” ujar Suharto, Minggu (14/6/2026).
Senada dengan itu, Ketua RW 03 Kelurahan Jatibening Baru, Abdul Rahman, meminta instansi terkait memberikan perhatian serius terhadap kondisi lalu lintas di kawasan tersebut.
“Kami berharap Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota dapat turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan dan mencari solusi terbaik bersama masyarakat,” katanya.
Kekhawatiran warga tidak hanya terkait kemacetan, tetapi juga potensi terjadinya gesekan antar pengguna jalan akibat kondisi lalu lintas yang semrawut, terutama pada jam-jam sibuk.
Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku khawatir setelah mendengar adanya insiden yang menimpa salah satu tokoh masyarakat setempat saat melintas di kawasan tersebut.
“Kemacetan yang terus terjadi membuat suasana di jalan sering tegang. Kami khawatir kejadian yang menimpa Ketua RW 04 terulang kembali kepada pengguna jalan lainnya. Karena itu kami berharap ada pengaturan lalu lintas yang lebih baik agar keselamatan dan keamanan warga dapat terjamin.”
Menanggapi aspirasi masyarakat, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, S.Si.T., M.Si., M.T., memastikan pihaknya akan menyiagakan petugas di titik kemacetan tersebut guna membantu kelancaran arus lalu lintas.
“Baik Pak, kami pastikan anggota akan kami siagakan di wilayah yang mengalami kemacetan,” ujar Zeno melalui pesan WhatsApp.
Warga berharap langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan di Simpang Tiga Apotek Argia
Selain meningkatkan kelancaran arus kendaraan, penanganan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
(Nikko)






