BEKASI, BacainD.com – Semangat patriotisme dan idealisme dalam kehidupan berbangsa dinilai perlu terus ditumbuhkan di tengah perubahan zaman yang semakin modern.
Ketua Barisan Patriot Bela Negara (BPBN) Kota dan Kabupaten Bekasi, Frits Saikat, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali memaknai perjuangan dan bela negara dalam kehidupan sehari-hari.
Frits mengatakan, bela negara tidak hanya berkaitan dengan kekuatan militer maupun perjuangan di medan perang.
Menurutnya, bentuk perjuangan pada masa kini dapat diwujudkan melalui integritas, tanggung jawab, profesionalisme, serta kontribusi nyata sesuai bidang masing-masing.
“Perjuangan hari ini bukan lagi memegang bambu runcing melawan penjajah di medan perang, melainkan bagaimana kita merawat idealisme bernegara, menjaga integritas, dan berbuat yang terbaik bagi bangsa melalui bidang profesi kita masing-masing,” ujar Frits Saikat. Senin (17/8/2026).
Ia menilai kecintaan terhadap Indonesia harus dibuktikan melalui tindakan, bukan sekadar slogan.
Pemerintah, dunia pendidikan, sektor swasta, organisasi masyarakat, hingga masyarakat di tingkat akar rumput memiliki peran dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Frits secara khusus menyoroti pentingnya membangun karakter generasi muda.
Arus globalisasi dan perkembangan budaya yang semakin cepat, menurutnya, harus diimbangi dengan penguatan nilai nasionalisme dan karakter kebangsaan.
Generasi muda diharapkan mampu menjadi bagian dari perubahan tanpa kehilangan identitas sebagai bangsa Indonesia.
Sikap toleransi, etika, gotong royong, serta penghormatan terhadap perbedaan menjadi nilai yang perlu terus dirawat.
Selain generasi muda, Frits juga menekankan pentingnya integritas di lingkungan pemerintahan dan birokrasi.
Pelayanan kepada masyarakat harus dilaksanakan secara jujur, transparan, profesional, serta berorientasi pada kepentingan publik.
“Bela negara harus hadir dalam setiap lini kehidupan. Tidak harus selalu dalam bentuk perjuangan fisik, tetapi bagaimana kita menjalankan tugas dengan baik, menjaga kejujuran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurut Frits, Kota dan Kabupaten Bekasi memiliki karakter masyarakat yang beragam.
Sebagai kawasan industri dan salah satu wilayah penyangga ibu kota, Bekasi menjadi ruang pertemuan berbagai latar belakang masyarakat.
Kondisi tersebut, kata dia, harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan, bukan menjadi alasan munculnya perpecahan.
Ia berharap masyarakat Bekasi dapat menjadi teladan dalam menjaga kebhinekaan, memperkuat gotong royong, serta membangun ketahanan sosial di tengah berbagai tantangan.
Frits juga mengingatkan agar semangat patriotisme tidak berhenti pada momentum peringatan hari besar nasional.
Nilai perjuangan harus diterapkan secara konsisten melalui perilaku dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau idealisme bernegara tetap kita jaga, saya yakin berbagai tantangan ke depan dapat kita hadapi bersama dengan lebih bermartabat dan tangguh,” pungkasnya.
(Ben)






