SURABAYA, BacainD.com – Sekitar kurang lebih 200 siswa di Surabaya, diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap menu Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), pada Senin (11/5/2026).
Kepala SD Pancasila 45 Surabaya, Subandriyo, menjelaskan bahwa makanan MBG diterima sekolah sekitar pukul 09.00 WIB.
“Menu hari ini nasi putih, krengsengan daging, tumis buncis wortel, dan tahu goreng. Saat saya coba ada bau atau rasa yang aneh,” ujar Subandriyo dikutip dari media.
Ia mengaku menjadi salah satu orang pertama yang merasakan gejala setelah mencicipi makanan tersebut.
“Awalnya saya dulu yang merasa mual dan ingin muntah. Saat ke kamar mandi, saya melihat ada anak kelas 2 yang juga muntah-muntah,” katanya.
Merasa ada yang tidak beres, pihak sekolah kemudian melakukan pengecekan terhadap para siswa yang sedang beristirahat di halaman sekolah. Hasilnya, keluhan serupa mulai dirasakan siswa dari berbagai tingkatan kelas.
“Hampir semuanya mengalami gejala, kecuali yang tidak makan. Total ada sekitar 71 anak yang mengeluh pusing, mual, dan mayoritas muntah-muntah,” jelasnya.
Pihak sekolah selanjutnya bergerak cepat dengan membawa sejumlah siswa ke puskesmas dan Rumah Sakit IBI Surabaya guna mendapatkan penanganan medis.
Subandriyo menambahkan, pihak kepolisian bersama petugas kesehatan telah datang ke sekolah untuk melakukan pemeriksaan dan mengambil sampel makanan MBG yang diduga menjadi penyebab insiden tersebut.
“Tadi dari pihak Puskesmas, Kepolisian, dan elemen lainnya sudah datang untuk mengambil sampel makanan. Untuk penyebab pastinya, itu bukan kapasitas saya menyampaikan, karena masih dalam pemeriksaan tim kesehatan,” tambahnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut masih menunggu hasil uji laboratorium dan investigasi dari pihak berwenang. (Ths)






