Bekasi, BacainD.com – Rangkaian acara Lebaran Bekasi tahun ini dikemas meriah dengan memadukan nuansa budaya dan keagamaan dalam satu panggung kebersamaan.
Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga malam hari, bahkan berlanjut hingga esok harinya.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kota Bekasi, Maja, menyampaikan bahwa pada sesi pagi hari ini, masyarakat disuguhkan berbagai hiburan dan ruang ekspresi.
“Di sesi pagi, kami menghadirkan festival tari, pertunjukan budaya khas Bekasi, hingga pameran pernak-pernik dan kuliner. Kami juga menyiapkan panggung megah sebagai ruang publik bagi semua kalangan, mulai dari anak-anak, Gen Z, hingga orang dewasa untuk menampilkan bakatnya,” ujar Maja. Sabtu (25/4/2026).
Memasuki malam hari, suasana akan bergeser ke nuansa religius sebagai puncak acara.
“Malam ini merupakan puncak kegiatan yang akan diisi dengan Tabligh Akbar, sebagai bagian dari rangkaian Lebaran Bekasi yang juga sarat nilai keagamaan,” jelasnya.
Tak berhenti di hari yang sama, rangkaian kegiatan masih berlanjut keesokan harinya dengan skala yang lebih besar.
“Besok pagi akan digelar peringatan Hari Tari Dunia di area Car Free Day, yang rencananya melibatkan sekitar 3.000 penari,” tambahnya.
Maja juga mengungkapkan bahwa persiapan acara ini dilakukan dalam waktu yang cukup singkat dengan kolaborasi lintas sektor.
“Persiapan kurang lebih dua minggu, dengan koordinasi antara Dinas Pariwisata dan Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Bekasi,” katanya.
Meski digelar dengan anggaran terbatas, pihaknya tetap berupaya memberikan tampilan yang maksimal.
“Anggarannya cukup minim dan sederhana, tapi kami targetkan hasilnya bisa lebih baik dan terasa lebih mewah dibanding tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Untuk keseluruhan rangkaian kegiatan, anggaran yang digunakan diperkirakan berada di kisaran Rp100 juta.
“Estimasi total anggaran dari pagi hingga malam berkisar Rp100 jutaan,” pungkas Maja. (Nikko)






