PASURUAN, BacainD.com – Kemeriahan malam penutupan pameran Pasoeroean Tempoe Doeloe di GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan, Minggu (12/04/2026), menjadi saksi peluncuran karya terbaru Shohibul Hujjah. Penulis yang akrab disapa Shohib Cinta tersebut resmi memperkenalkan novel ke-16 miliknya yang bertajuk Ketika Cinta Bertaubat tepat di panggung utama acara.

Momen peluncuran ini terasa spesial karena dilaksanakan di tengah ribuan pengunjung yang memadati area pameran bersejarah tersebut. Shohib, yang kini sedang menyelesaikan studi Doktoral (S3) Komunikasi dan Penyiaran Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, berbagi kisah mengenai dedikasinya dalam dunia literasi yang telah membuahkan belasan karya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi Infokom MUI Kota Pasuruan Shohibul Hujjah menekankan bahwa, menulis adalah cara terbaik untuk meninggalkan jejak manfaat bagi generasi mendatang. Ia mengajak masyarakat untuk tidak sekadar membaca, tetapi juga mulai mengabadikan pemikiran melalui tulisan.

“Kita semua tak akan abadi. Untuk itu, kita harus bisa mengukir sejarah dengan mengabadikan tulisan kita menjadi sebuah buku agar bisa bermanfaat dan dikenang hingga anak cucu kita nanti,” ucap Shohib di hadapan para hadirin.

Meski wilayah Kota Pasuruan sempat dilanda hujan deras, semangat warga untuk menyaksikan rangkaian acara penutupan tidak surut. Area GOR Untung Suropati tetap dipenuhi masyarakat yang antusias mengikuti jalannya peluncuran buku hingga selesai.

Suasana semakin hangat ketika Shohib membagikan beberapa buku karyanya secara gratis kepada pengunjung yang beruntung. Aksi bagi-bagi buku ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian masyarakat terhadap dunia literasi.

Kehadiran novel Ketika Cinta Bertaubat di penghujung acara Pasoeroean Tempoe Doeloe ini tidak hanya menambah warna pada sisi hiburan, tetapi juga memberikan pesan edukatif bagi warga Kota Pasuruan tentang pentingnya menjaga sejarah dan eksistensi diri melalui karya tulis. (BM)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan: