PASURUAN, BacainD.com – Nasib malang menimpa Budi Prasetiyo, warga Perumahan Green View, Desa Gondanglegi, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Mobil Avanza Veloz miliknya diduga menjadi korban aksi pengrusakan oleh orang tidak dikenal dengan cara disiram cairan misterius hingga menyebabkan kerusakan parah pada bagian bodi.
Peristiwa ini bermula saat korban baru saja menempuh perjalanan jauh dari Ponorogo bersama keluarganya pada Senin (13/04/2025) sore. Setibanya di rumah sekitar pukul 22.00 WIB, Budi memarkirkan kendaraannya di area fasilitas umum (fasum) perumahan yang berjarak sekitar 20 meter dari kediamannya.
Kondisi kendaraan saat ini mengalami kerusakan cukup memprihatinkan. Cairan yang belum diketahui jenisnya tersebut disiramkan pada bagian atap kiri, kanan, serta bagian belakang mobil. Akibatnya, cat bodi mobil mengelupas dan mengeluarkan kerak yang mengeras.
“Jadi gini, saya hari Senin sekitar jam 4 sore itu pulang dari Ponorogo, sambang ke rumahnya adik di Ponorogo dengan keluarga. Nah, sampai di rumah saya sekitar perkiraan jam 10 malam. Mobil saya parkir 20 meter, dari rumah saya di fasum,” ucap Budi Prasetiyo, usai melaporkan ke SPKT Polres Pasuruan, Selasa (14/04/2026).
Menurut Budi, kejadian ini baru disadari keesokan harinya sekitar pukul 08.00 WIB ketika sopir pribadi Budi hendak memanaskan mesin mobil. Rencananya, kendaraan tersebut akan digunakan untuk mengantar sang ibu pulang ke Banyuwangi. Namun, saat menuju tempat parkir, sang sopir justru mendapati kondisi mobil yang sudah rusak.
“Sopir saya itu ngambil mobil yang diparkir mau ngantarkan ibu saya pulang ke Banyuwangi. Nah tiba-tiba, sopir saya itu melaporkan kalau mobil nya ada kerusakan dan sopir saya juga menanyakan ke saya kenapa mobilnya? Nanya ke saya gitu kan, loh terjadilah seperti itu,” ujarnya.
Budi menegaskan, bahwa saat perjalanan pulang dari Ponorogo, mobilnya masih dalam kondisi baik tanpa ada cacat sedikitpun. Ia pun memiliki bukti foto yang menunjukkan kondisi kendaraan sebelum kejadian tersebut terjadi di parkiran Perumahan Green View.
“Padahal, pulang dari Ponorogo mobil itu tidak kenapa – kenapa dan kondisinya masih mulus. Tiba-tiba tadi pagi kondisinya seperti itu, kayak ada yang menyiramkan air kimia ke mobil saya,” tegasnya.
Mengetahui mobilnya mengalami kejadian tersebut, ia didampingi LSM GMBI Pasrepan Pasuruan melaporkan kejadian itu ke Mapolres Pasuruan. Terkait siapa pelaku dan motif di balik aksi penyiraman tersebut, Budi memilih untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada pihak kepolisian.
“Iya, saya percayakan kepada kepolisian untuk mengungkap siapa pelakunya. Untuk sementara ini saya nggak bisa menyebutkan siapa pelakunya, saya serahkan kepada pihak kepolisian,” pungkasnya. (BM)





