PASURUAN, BacainD.com – Seorang pemuda berinisial I-L (17), warga Desa Oro-ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, meregang nyawa setelah tertemper kereta api di jalur rel Kilometer 43+0 petak jalan Kemloko Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan saat mengisi BBM di SPBU pada Selasa (3/11/3026) malam.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden kecelakaan pemotor tertemper kereta api hingga menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi.
“Benar, kejadian tersebut terjadi pada Selasa malam sekira pukul 22.47 WIB di jalur rel KM 43+0 petak jalan Kemloko Desa Beji, yang melibatkan sepeda motor dan KA Penumpang Ekonomi CLSUPAS hingga korban meninggal dunia,” ucap Joko, Rabu (4/11/2026).
Joko menjelaskan, peristiwa nahas ini bermula ketika korban hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersama sejumlah rekannya menggunakan sepeda motor. Saat korban mau melintasi rel, diduga kurang berhati-hati dan tertemper Kereta Api.
Di saat bersamaan lanjut Joko, melaju KA Penumpang Ekonomi CLSUPAS dari arah timur ke barat yang dikemudikan Masinis Lukman Hadi Santoso bersama Asisten Masinis M. Afrizal.
“Kereta sempat membunyikan klakson, namun korban tidak mendengar sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan. Akibat kejadian tersebut, korban terpental kurang lebih 100 meter dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” Jelasnya.
Benturan keras tak terhindarkan hingga menyebabkan korban terpental sejauh kurang lebih ratusan meter dari titik lokasi kejadian dan langsung meninggal dunia, “Akibat tertemper kereta api, korban sempat terpental 100 meter dari lokasi kejadian,” ujarnya.
Mendapat laporan dari masyarakat, petugas piket gabungan Polsek Beji bersama Unit Lantas langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP dan mengamankan sepeda motor Honda Beat milik korban.
“Jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Watukosek, Kecamatan Gempol. Kini kasus tersebut tengah di dalami oleh pihak kepolisian,” pungkasnya. (BM)






