KARAWANG, BacainD.comPolresta Karawang memperketat pengamanan sejumlah jalur yang berpotensi digunakan pendukung Persib Bandung atau Bobotoh untuk menuju Jakarta menjelang duel panas Persib kontra Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026).

Kepolisian mengimbau Bobotoh di Kabupaten Karawang tidak melakukan perjalanan menuju Jakarta untuk menyaksikan langsung laga yang dikenal sebagai El Clasico Indonesia tersebut.

Sebagai alternatif, para pendukung Persib diminta menyaksikan pertandingan dari rumah atau mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) di sejumlah lokasi yang terpantau akan diselenggarakan di wilayah Karawang.

Kapolresta Karawang Kombes Mario Prahatinto mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah sekaligus mencegah potensi gesekan antarsuporter.

“Kami mengimbau kepada seluruh pendukung Persib di Karawang agar tetap menonton dari rumah atau tidak perlu datang ke Jakarta, atau bisa menyaksikan di titik-titik nobar,” kata Mario Prahatinto di Karawang, Jumat (11/9/2026).

Pertandingan tandang Persib Bandung melawan Persija Jakarta merupakan bagian dari lanjutan kompetisi BRI Liga 1. Laga dijadwalkan berlangsung di SUGBK, Jakarta, pada Sabtu sore (12/9/2026).

Jalur Perbatasan Jadi Titik Pengawasan

Untuk mengantisipasi pergerakan rombongan suporter menuju ibu kota, Polresta Karawang menyiagakan personel gabungan yang diperkuat pasukan bantuan dari Brimob Polda Jawa Barat.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik vital serta jalur yang menjadi lintasan menuju batas wilayah Jakarta. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain Gerbang Tol Karawang Barat dan Karawang Timur, jalur arteri, kawasan flyover, serta area Interchange Karawang Barat.

Meski melakukan pengawasan ketat, kepolisian menyatakan pendekatan yang digunakan bukan berupa penyisiran atau sweeping.

Petugas akan menghentikan rombongan konvoi yang terindikasi hendak bergerak menuju Jakarta dan memberikan imbauan secara persuasif agar mereka tidak melanjutkan perjalanan.

Selain jalur utama, personel juga disiagakan di sejumlah basis komunitas suporter. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya gesekan antarkelompok serta memastikan situasi tetap kondusif sejak sebelum pertandingan hingga laga selesai.

Mario menjelaskan, kebijakan tersebut juga dilakukan dengan mengacu pada arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta hasil kesepakatan dengan pengurus komunitas suporter Persib di Kabupaten Karawang.

12 Lokasi Nobar Jadi Alternatif

Bagi Bobotoh yang tetap ingin menyaksikan pertandingan bersama-sama, kepolisian mengidentifikasi sedikitnya 12 titik nonton bareng resmi yang tersebar di wilayah hukum Kabupaten Karawang.

Keberadaan titik-titik tersebut diharapkan menjadi alternatif bagi suporter sehingga tidak perlu melakukan perjalanan ke Jakarta untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.

Polresta Karawang juga menempatkan personel pengamanan di 12 lokasi nobar tersebut. Pengamanan dilakukan sejak sebelum pertandingan dimulai hingga kegiatan pembubaran massa setelah laga berakhir.

Dengan pola pengamanan tersebut, kepolisian berupaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan baik di jalur perjalanan maupun di lokasi kegiatan nobar.

Pengamanan tidak hanya diarahkan untuk mengawal jalannya pertandingan, tetapi juga memastikan aktivitas masyarakat tetap berlangsung aman serta mencegah munculnya konflik akibat rivalitas kedua kelompok suporter.

Polresta Karawang berharap seluruh pendukung Persib di wilayah tersebut dapat mengikuti imbauan dan memilih menyaksikan pertandingan melalui nobar lokal atau dari rumah demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama. (Ths)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

Thanisa Aulia

Thanisa Aulia adalah seorang jurnalis profesional di BacainD.com yang berpengalaman dalam meliput berbagai isu aktual, mulai dari pemerintahan, hukum, hingga sosial kemasyarakatan. Mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan kedalaman informasi dalam setiap tulisan, ia berkomitmen menghadirkan berita yang kredibel, tajam, dan dapat dipercaya oleh publik.