JAKARTA, BacainD.com – Maskapai penerbangan nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk resmi memasuki babak baru transformasi yang gemilang setelah berhasil bangkit dari tekanan finansial. Kepastian mengenai pemulihan kinerja sang flag carrier ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraannya pada Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks MPR/DPR RI, Jakarta.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Garuda Indonesia kini berada di jalur yang tepat untuk mencatatkan keuntungan secara berkelanjutan berkat langkah pembenahan tata kelola dan perbaikan kinerja perusahaan secara menyeluruh. Salah satu pencapaian krusial dalam proses pemulihan ini adalah keberhasilan mereaktivasi armada yang sebelumnya sempat grounded. Hingga Juni 2026, sebanyak 20 pesawat telah diaktifkan kembali, sehingga total armada yang beroperasi melayani rute domestik maupun internasional kini mencapai 104 unit.

Meski industri penerbangan global sempat dihantam tantangan eksternal seperti gejolak konflik di Timur Tengah, pemerintah tetap berkomitmen menyehatkan BUMN strategis tersebut. Presiden menekankan pentingnya peran Garuda Indonesia bagi martabat Indonesia di mata dunia.

“Garuda Indonesia bukan sekadar terbang membawa penumpang, tetapi juga membawa marwah bangsa melalui standar keselamatan dan kenyamanan yang paripurna,” beber Presiden Prabowo Subianto.

Langkah pemulihan dan penyehatan maskapai kebanggaan ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak, termasuk Ketua Umum Forum Pemersatu Nasional (FPN), KH. Matsani Abdulrahman yang akrab disapa Bang Sani. Beliau menilai kebangkitan Garuda Indonesia sebagai sinyal positif bagi kembalinya kejayaan industri transportasi udara nasional.

Bang Sani menyampaikan bahwa, Garuda Indonesia memiliki fondasi historis, teknis, dan kualitas sumber daya manusia yang sangat mumpuni untuk melakukan perombakan standar layanan penerbangan secara komprehensif. Menurutnya, aspek keamanan dan kenyamanan harus terus menjadi prioritas utama yang saling melengkapi.

“Transformasi standardisasi ini tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat luas terhadap moda transportasi udara, tetapi juga mengukuhkan kembali posisi Garuda Indonesia sebagai simbol kebanggaan nasional yang adaptif, tangguh, dan berstandar internasional,” ucap Bang Sani, Jumat (14/8/2026).

Dengan kondisi finansial dan operasional yang kian sehat serta berdaya saing, Garuda Indonesia diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarrekan wilayah di Indonesia sekaligus memperkokoh citra bangsa di panggung internasional.

Sebagai informasi, Forum Pemersatu Nasional (FPN) merupakan organisasi kemasyarakatan yang berfokus pada penguatan persatuan dan kesatuan bangsa melalui berbagai inisiatif sosial, ekonomi, dan budaya yang konstruktif untuk mendukung pembangunan nasional. (Mr D)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

Kusnadi Ts

Dewan Redaksi BacainD.com