BEKASI, BacainD.com– Di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, semangat wirausaha tidak memadamkan langkah Marsya Putri Rahmadani yang akrab di sapa Caca mahasiswi perguruan tinggi ternama Trisakti School of Management (TSM). Ia membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk mandiri dan berkarya melalui bisnis buket bunga yang kini mulai dikenal luas.
Caca merintis usahanya secara otodidak dengan memanfaatkan kekuatan media sosial. Melalui akun TikTok @flow.chybica, ia membagikan proses pembuatan buket, ide-ide kreatif, hingga testimoni pelanggan. Konten-kontennya yang estetik dan informatif berhasil menarik perhatian netizen dan menjadi pintu masuk utama bagi para pemesan.
Tidak berhenti di dunia digital, Caca juga turun langsung ke lapangan. Di saat di luar jam kuliah, tepatnya pada Weekend (Sabtu dan Minggu), ia berjualan langsung di lokasi Perumahan Vida Bekasi. Strategi ini memungkinkannya menjangkau pasar offline, membangun relasi dengan pelanggan dan memperkenalkan produknya secara lebih dekat.

“Kuliah tetap jalan, bisnis juga harus jalan. Saya percaya kalau kita mau usaha, pasti ada jalannya. Buket itu bukan cuma bunga, tapi cara saya menyampaikan rasa lewat karya,” ucap Caca.
Dengan modal semangat, kreativitas dan konsistensi, bisnis buket milik Marsya kini mendapat banyak peminat mulai dari hadiah wisuda, ulang tahun hingga wisuda serta lamaran. Kisah Caca menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain, bahwa kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat menumbuhkan jiwa entrepreneur.
Keberanian Marsya Putri Rahmadani untuk memulai dari nol dan memanfaatkan dua jalur pemasaran online lewat TikTok dan offline di perumahan Vida Bekasi ,menjadi contoh nyata bahwa dengan tekad dan kerja keras, mahasiswa juga bisa menjadi penggerak ekonomi kreatif. (Suryo ST)






