BEKASI, BacainD.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial SBC (60) ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya di Kampung Buaran RT 04 RW 02, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/5/2026) malam.

Korban ditemukan dalam kondisi penuh luka di area ruang makan rumahnya.

Peristiwa tersebut langsung menggegerkan warga sekitar yang menduga korban meninggal akibat tindak pembunuhan.

Salah seorang warga, Iyan, mengaku mengetahui kejadian itu setelah suasana lingkungan mendadak ramai pada malam hari.

“Saya tadi baru bangun, lalu dari atas saya lihat kondisi sudah ramai. Setelah itu saya turun, katanya bapak pemilik kontrakan sudah meninggal,” ujarnya kepada wartawan.

Iyan mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kematian korban. Namun, berdasarkan informasi yang beredar di lingkungan warga, korban diduga menjadi korban pembunuhan.

“Saya kurang tahu juga, katanya sih pembunuhan,” katanya.

Menurut warga, korban dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah meski jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar karena lebih sering berada di dalam rumah.

“Baik, baik banget. Orangnya juga jarang keluar,” ungkap Iyan.

Korban diketahui telah lama tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut. Warga juga menyebut jasad korban pertama kali ditemukan oleh putrinya yang disebut jarang pulang ke rumah.

“Katanya anaknya yang pertama kali menemukan,” tambahnya.

Untuk kepentingan penyelidikan, jasad korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani proses autopsi.

Sementara itu, jajaran kepolisian dari Polsek Tambun Selatan dan Polres Metro Bekasi masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus kematian WNA asal Korea Selatan tersebut.

Polisi juga terus mendalami motif dan penyebab pasti kematian korban, termasuk mengumpulkan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. (Ths)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

Thanisa Aulia

Thanisa Aulia adalah seorang jurnalis profesional di BacainD.com yang berpengalaman dalam meliput berbagai isu aktual, mulai dari pemerintahan, hukum, hingga sosial kemasyarakatan. Mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan kedalaman informasi dalam setiap tulisan, ia berkomitmen menghadirkan berita yang kredibel, tajam, dan dapat dipercaya oleh publik.