PASURUAN, BacainD.com – Unggahan video yang memperlihatkan seorang perempuan membuang minuman keras (miras) saat pelaksanaan karnaval di Desa Oro-Oro Ombo Wetan mendadak viral di media sosial.
Kejadian tersebut terjadi setelah tim Satgas Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Kamtibmas) bentukan Kepala Desa yang menggandeng unsur TNI-Polri melakukan penertiban terhadap penjual miras di sekitar lokasi acara.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Amin Tohari, akhirnya angkat bicara dan menjelaskan kronologis kejadian secara lengkap.
Ia menyampaikan bahwa, kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di desanya disi dengan kirab karnaval budaya yang dimeriahkan alunan sound system.
“Jadi gini, memang kami kemarin punya hajatan untuk memperingati HUT Republik Indonesia dengan mengadakan giat karnaval budaya yang diikuti oleh sound yang suaranya agak keras,” ucap Gus Amin sapaan akrab Amin Tohari, Rabu (9/9/2026).
Gus Amin menjelaskan, sebelum kegiatan tersebut berlangsung, pihaknya bersama panitia sudah membuat tim khusus (Satgas Kamtibmas Red). Untuk menjaga situasi tetap aman, dengan menggandeng TNI-Polri.
“Jadi kami jauh jauh hari memang sudah menyiapkan keamanan, termasuk satgas dari panitia yang khusus untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Termasuk untuk menyisir penjual-penjual miras yang meresahkan masyarakat selama ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat melakukan pemantauan bersama TNI-Polri. Tim Satgas, menemukan tempat tempat yang dicurigai dan langsung dilakukan penindakan serta menemukan minuman keras.
“Alhamdulillah saat tim keliling bersama TNI-Polri, berhasil menemukan titik-titik penjual-penjual miras yang tidak bertanggung jawab tersebut,” tambahnya.
Menurutnya, penertiban para penjual miras ditemukan di beberapa titik, Tim Satgas juga meminta ke penjual untuk membuang sendiri miras tersebut. Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama acara berlangsung.
‘Kita menemukan itu kurang lebih di enam titik. Jadi dari hasil temuan itu, miras yang kita temukan semuanya kita buang, salah satunya seperti di video itu penjualnya sendiri yang membuang,” ujarnya.
“Jadi tidak ada proses lanjutan, karena ini memang momen antisipasi, momen untuk memperingati HUT. Yang penting semuanya kondusif,” pungkasnya. (BM)






