BEKASI, BacainD.com – Sebanyak 15.222 penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Bekasi dibekukan sementara setelah terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online (judol).

Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Robert Siagian mengatakan, pembekuan tersebut dilakukan oleh Kementerian Sosial berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menurut Robert, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan penyaluran bansos tetap tepat sasaran dan tidak digunakan untuk aktivitas yang bertentangan dengan ketentuan.

Namun, pembekuan bansos tersebut tidak bersifat permanen. Warga yang bantuan sosialnya dibekukan masih memiliki kesempatan untuk mengajukan kembali agar status penerima bansosnya dapat diaktifkan.

“Ini sifatnya sementara. Warga yang bansosnya dibekukan bisa melakukan pengajuan kembali agar bisa menerima bansos,” kata Robert, Jumat,(11/9/2026).

Robert menjelaskan, warga yang ingin mengajukan kembali dapat mendatangi kantor kelurahan sesuai domisili.

Selanjutnya, petugas akan melakukan proses verifikasi, termasuk pembuatan surat pernyataan, sebelum pengajuan kembali sebagai penerima bansos diproses.

Robert juga mengingatkan, munculnya indikasi transaksi terkait judol tidak selalu berarti penerima bansos secara langsung melakukan aktivitas tersebut.

Menurutnya, transaksi bisa saja dilakukan oleh anggota keluarga yang menggunakan data atau rekening penerima.

“Banyak masyarakat yang tidak tahu, bisa jadi karena anak atau keponakannya menggunakan untuk game terindikasi judol. Silakan ajukan kembali agar diaktifkan, tapi kalau memang benar-benar judol ya harus di-stop,” ujarnya.

Dengan mekanisme tersebut, warga yang merasa bansosnya dibekukan akibat indikasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya masih dapat menempuh proses klarifikasi dan pengajuan kembali melalui kelurahan. (Frm)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

Firmansyah

Firmansyah merupakan seorang wartawan resmi di media online BacainD.com untuk wilayah Bekasi Raya. - Firmansyah menjabat sebagai Kepala Biro (KA-Biro) Bekasi Raya yang aktif mengulas berita terkini dengan gaya penulisan yang lugas dan informatif. Fokus pada kecepatan, akurasi, dan relevansi dalam setiap karya jurnalistik yang dipublikasikan.