BEKASI, BacainD.com – Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Entrepreneur Community Bekasi menggelar Pesta Wirausaha 2026 di Pakuwon Mall Bekasi, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jaringan bisnis, memperoleh edukasi kewirausahaan, serta meningkatkan kapasitas usaha melalui berbagai program pembinaan.

Acara ini didukung sedikitnya 27 sponsor dari berbagai sektor usaha, di antaranya Glow Industri, Rise Pack, Brighty, Bang Renov, Indris Sukses, Rumah Zakat, Surya Gemilang, Sambal Wiwitan, Indoro, Ranum Fruit Gift, Go Rental, Antarestar, dan sejumlah mitra lainnya.

TDA merupakan komunitas kewirausahaan yang didirikan pada Januari 2006 oleh Badroni Yuzirman bersama enam pengusaha lainnya.

Organisasi tersebut bertujuan membangun budaya saling memberdayakan antarwirausaha, menumbuhkan semangat berbisnis, serta meningkatkan kapasitas pelaku usaha di Indonesia.

Ketua TDA Bekasi, Qusyi Ainul Fawaid, mengatakan TDA telah berkembang menjadi salah satu komunitas wirausaha terbesar di Indonesia dengan puluhan ribu anggota yang tersebar di berbagai daerah.

“Sejak berdiri pada tahun 2006, TDA telah menghimpun sekitar 61 ribu anggota UMKM secara nasional, sementara di wilayah Bekasi terdapat kurang lebih 3 ribu anggota yang aktif mengikuti berbagai program pembinaan. Kami ingin terus menghadirkan ruang belajar dan bertumbuh bagi para pelaku usaha agar mampu naik kelas,” ujar Qusyi.

Menurutnya, TDA Bekasi secara konsisten menyelenggarakan berbagai program pengembangan usaha, mulai dari pelatihan rutin setiap bulan, pendampingan bisnis selama enam bulan, wisata bisnis ke berbagai perusahaan dan pabrik, hingga membangun jejaring kolaborasi antaranggota.

Ia menilai Pesta Wirausaha tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga ruang bertemunya pelaku UMKM dengan mentor, praktisi, dan pengusaha berpengalaman.

“Di sini mereka bisa berdiskusi, berkonsultasi, hingga memperoleh solusi nyata terhadap tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha,” katanya.

Qusyi menambahkan, keanggotaan TDA Bekasi terbuka bagi masyarakat tanpa dipungut biaya. Calon anggota dapat memperoleh informasi pendaftaran melalui akun Instagram resmi TDA Bekasi.

Selain itu, TDA terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan.

“Kami percaya kemajuan UMKM tidak bisa dibangun sendiri. Karena itu, TDA terus berkolaborasi dengan pemerintah, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan. Harapan kami, semakin banyak pelaku usaha yang berkembang, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah maupun nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pesta Wirausaha Bekasi, Joko Purwanto, menjelaskan kegiatan tersebut juga bertujuan memperkenalkan TDA kepada masyarakat yang belum mengenal komunitas tersebut sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai komunitas UMKM di Kota Bekasi.

“Pesta Wirausaha Bekasi kami hadirkan bukan sekadar sebagai ajang pameran produk UMKM, tetapi juga untuk memperkenalkan Komunitas Tangan Di Atas kepada masyarakat Kota Bekasi. Kami ingin TDA menjadi wadah belajar, bertumbuh, dan berkolaborasi bagi para pelaku usaha, mulai dari yang baru merintis hingga yang sudah memiliki bisnis besar,” kata Joko.

Menurutnya, panitia menyediakan ruang bagi pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner, fesyen, dan bidang usaha lainnya, untuk memasarkan produk sekaligus memperluas jangkauan pasar melalui penyelenggaraan kegiatan di Pakuwon Mall Bekasi.

Joko menambahkan, salah satu agenda utama dalam Pesta Wirausaha 2026 adalah menghadirkan pengusaha-pengusaha yang membangun bisnis dari nol untuk berbagi pengalaman kepada peserta.

“Salah satunya adalah pemilik merek Breakty, Hadiyatullah yang di usia 25 tahun telah berhasil mengekspor produknya ke Malaysia. Kami berharap kisah-kisah seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM agar terus berkembang dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, TDA memiliki jenjang keanggotaan yang disesuaikan dengan perkembangan usaha, yakni Foundation bagi pelaku usaha yang baru memulai hingga omzet sekitar Rp300 juta, Growth untuk omzet Rp300 juta hingga Rp2 miliar, serta Corporate bagi perusahaan yang telah siap berkembang dalam skala lebih besar.

Joko berharap Pesta Wirausaha 2026 dapat memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha sekaligus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam mendorong pertumbuhan UMKM.

“Kami berharap TDA Bekasi semakin dikenal sebagai rumah belajar bagi para pelaku usaha, memperkuat kolaborasi antar komunitas, serta terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam memberdayakan UMKM lokal,” pungkasnya.

(Nikko)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

Darfindo Nikko

Darfindo Nikko - Wartawan dan Redaktur di BacainD.com yang berfokus pada liputan wilayah Bekasi Raya dan sekitarnya, mencakup isu pemerintahan, infrastruktur, hingga dinamika sosial masyarakat. Berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan relevan bagi warga Bekasi dan pembaca setia BacainD.com.