PASURUAN, BacainD.com – Kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasuruan kembali dipercayakan kepada Abdullah Nasih Nasor. Pria yang akrab disapa Gus Nasih ini resmi dilantik sebagai Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan untuk masa jabatan periode 2026-2031.

Prosesi pelantikan Gus Nasih bersama empat jajaran pimpinan Baznas lainnya berlangsung khidmat di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (22/7/2026). Pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, serta disaksikan oleh Sekda Yudha Triwidya Sasongko, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, dan jajaran tamu undangan.

Adapun jajaran pengurus yang dilantik mendampingi Gus Nasih di antaranya Wakil Ketua I Much. Tauchid, Wakil Ketua II Muhammad Nawawi, Wakil Ketua III Nurul Anwar, serta Wakil Ketua IV Suadi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menyampaikan apresiasi dan selamat atas terpasangnya jajaran kepengurusan baru tersebut. Ia menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dengan pemerintah daerah.

“Selamat kepada Gus Nasih dan pimpinan Baznas Kabupaten Pasuruan lainnya. Kami berharap terus bersinergi dengan Pemkab Pasuruan sesuai tupoksinya,” kata Gus Shobih.

Lebih lanjut, Gus Shobih mendorong agar penyaluran dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program-program pemberdayaan yang berdampak jangka panjang.

“Juga selaras dengan 33 program prioritas Pembangunan,” tambahnya, merujuk pada integrasi program bantuan di sektor pendidikan, kesehatan, hingga penanganan kemiskinan.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan terpilih, Abdullah Nasih Nasor, menegaskan kesiapan seluruh jajaran pimpinan untuk mengoptimalkan potensi ZIS di wilayahnya. Ke depan, tata kelola penyaluran bantuan akan lebih memprioritaskan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

“Pastinya sebagai badan yang menjalankan tugas mendukung program pemerintah, dalam hal ini pengumpulan dan pendistribusian ZIS, kita akan mengoptimalkannya, terutama yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” terang Gus Nasih.

Ia juga menargetkan adanya transformasi kerja di tubuh amil zakat agar lebih responsif, akuntabel, dan transparan. Langkah ini diambil guna meningkatkan kepercayaan publik sekaligus menjangkau potensi zakat secara lebih luas.

“Ini momentum untuk memperkuat tata kelola zakat di daerah. Mohon doanya untuk bagaimana peran amil zakat yang tidak hanya menunggu, tetapi juga proaktif dalam menjemput zakat di masyarakat,” pungkasnya. (BM)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

M. Bahrul Ulum

M. Bahrul Ulum adalah seorang wartawan BacainD.com - M. Bahrul Ulum merupakan Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) resmi yang bertugas di BacainD.com untuk wilayah Jawa Timur.