PASURUAN, BacainD.com – Sebagai bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya tumbuh kembang anak, PT Tirta Fresindo Jaya (TFJ) Pasuruan Plant 1 kembali menyelenggarakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pemberantasan Stunting, Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan yang digelar di Poli Desa Gambir Kuning ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun. Dalam pelaksanaannya, PT Tirta Fresindo Jaya bersinergi dengan Puskesmas Ngempit untuk memastikan program berjalan tepat sasaran.

Tahun ini, program CSR mengusung tema “Cooking Demo Menu Bergizi”. Selain edukasi memasak, rangkaian kegiatan juga meliputi pemantauan kesehatan dasar seperti penimbangan berat badan anak untuk memonitor tumbuh kembang mereka.

Factory Manager PT Tirta Fresindo Jaya Pasuruan Plant 1, Agus Supriyanto, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah komitmen berkelanjutan perusahaan untuk warga di sekitar area operasional.

“Alhamdulillah, PT Tirta Fresindo Jaya Pasuruan Plant 1 kembali menyelenggarakan program CSR Stunting untuk anak-anak Desa Gambir Kuning. Kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam memperhatikan kesehatan anak-anak yang berada di sekitar perusahaan,” ujar Agus.

Ia juga berharap lewat program ini, kesadaran orang tua bisa meningkat demi mencetak generasi yang lebih baik.

“Harapan kami anak-anak dapat bertumbuh kembang sehat supaya menciptakan generasi yang berkualitas di masa yang akan datang. Kami juga mengajak para ibu untuk lebih aware dalam memberikan asupan yang sehat dan bergizi bagi anak-anaknya,” imbuhnya.

Kepala Puskesmas Ngempit, drg. Endang Zulmalian, mengungkapkan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan butuh kerja sama multi-sektor.

“Melalui kegiatan CSR Pemberantasan Stunting dan cooking demo menu bergizi ini, kami sangat mengapresiasi dukungan dari PT Tirta Fresindo Jaya Pasuruan Plant 1 dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak sejak dini di Desa Gambir Kuning,” kata drg. Endang.

Ia juga mengingatkan bahwa dampak stunting sangat krusial bagi masa depan bangsa.

“Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan, tetapi juga menyangkut kualitas generasi masa depan. Oleh karena itu, kolaborasi antara sektor kesehatan, pemerintah, dan dunia usaha menjadi langkah penting untuk bersama-sama menciptakan anak-anak yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” jelasnya.

Melalui pelatihan memasak menu sehat ini, Puskesmas Ngempit berharap para ibu bisa langsung mempraktikkannya di rumah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan edukasi yang bermanfaat bagi para ibu dalam menyajikan menu sehat dan bergizi bagi keluarga, serta menjadi motivasi bersama untuk terus menekan angka stunting di wilayah kerja kami,” tutup drg. Endang. (BM)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

M. Bahrul Ulum

M. Bahrul Ulum adalah seorang wartawan BacainD.com - M. Bahrul Ulum merupakan Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) resmi yang bertugas di BacainD.com untuk wilayah Jawa Timur.