BEKASI, BacainD.com – Kepengurusan baru Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan peran pengusaha lokal dalam pembangunan ekonomi daerah.
Ketua Kadin Kota Bekasi terpilih periode 2026-2031, Qadar Ruslan Siregar, menyampaikan bahwa agenda utama dalam waktu dekat adalah melakukan konsolidasi internal organisasi sesuai arahan dari Kadin Jawa Barat dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia).
Menurutnya, penguatan internal menjadi langkah penting agar organisasi mampu menjalankan fungsi strategis sebagai mitra pemerintah dan penggerak dunia usaha di Kota Bekasi.
“Fokus utama kami saat ini adalah memperkuat soliditas organisasi serta memastikan seluruh elemen Kadin Kota Bekasi dapat berjalan seirama demi kepentingan dunia usaha dan masyarakat,” ujar Qadar Ruslan Siregar. Kamis (7/5/2026).
Selain konsolidasi organisasi, Kadin Kota Bekasi juga menargetkan terbangunnya sinergi yang lebih kuat dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, investasi, serta pengembangan sektor usaha produktif.
Qadar menegaskan bahwa Kadin harus mampu menjadi rumah besar bagi seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha kecil dan menengah hingga pengusaha skala besar agar dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi di Kota Bekasi.
“Kami ingin pengusaha lokal menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Potensi usaha di Kota Bekasi sangat besar dan harus mampu diakomodasi secara adil serta profesional,” katanya.
Di sisi lain, proses rekonsiliasi internal juga menjadi perhatian penting dalam pembentukan kepengurusan baru. Langkah tersebut dilakukan guna menciptakan struktur organisasi yang solid, kuat, dan mampu menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Untuk menyusun kepengurusan yang kompeten dan representatif, telah dibentuk tim formatur yang terdiri dari Ketua Kadin terpilih sebagai Ketua Formatur, Ketua OC Aji Ali Sabana, Ketua SC Bang Irzal, perwakilan senior Bang Andi Zabidi, serta representasi perempuan Bunda Harti.
Qadar optimistis keterlibatan berbagai unsur tersebut akan memperkuat Kadin Kota Bekasi sebagai organisasi yang inklusif dan mampu memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat maupun dunia usaha.
“Kami ingin Kadin Kota Bekasi hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai wadah kolaborasi, solusi, dan penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (Nikko)






