BEKASI, BacainD.com – Duka mendalam atas insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur belum usai.

Sebagai bentuk penghormatan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana membangun tugu peringatan di lokasi kejadian.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan tugu tersebut akan menjadi simbol mengenang 16 korban jiwa dalam peristiwa tragis yang mengguncang publik itu.

“Kami berencana membangun tugu di sini, di Stasiun Bekasi Timur. Mohon dukungannya,” ujar Bobby kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Tak hanya itu, KAI juga mengapresiasi gelombang simpati masyarakat yang terus mengalir, salah satunya melalui karangan bunga yang memenuhi area sekitar lokasi kejadian.

Bobby memastikan, seluruh bunga tersebut akan dirawat sebagai bagian dari penghormatan bagi para korban.

Di tengah suasana duka, KAI menegaskan komitmennya untuk memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban meninggal dunia, termasuk memastikan seluruh hak mereka terpenuhi sesuai ketentuan.

Sementara itu, hingga saat ini tercatat 17 korban lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

KAI menyatakan terus memantau dan mendampingi proses pemulihan para korban agar mendapatkan penanganan medis secara optimal.

“Kami mendoakan dan berupaya memberikan yang terbaik agar saudara-saudara kita yang masih dirawat dapat segera sembuh dan pulih seperti sediakala,” tutur Bobby.

Rencana pembangunan tugu ini diharapkan tidak hanya menjadi penanda tragedi, tetapi juga pengingat pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan kereta api. (Frm)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

Firmansyah

Firmansyah merupakan seorang wartawan resmi di media online BacainD.com untuk wilayah Bekasi Raya. - Firmansyah menjabat sebagai Kepala Biro (KA-Biro) Bekasi Raya yang aktif mengulas berita terkini dengan gaya penulisan yang lugas dan informatif. Fokus pada kecepatan, akurasi, dan relevansi dalam setiap karya jurnalistik yang dipublikasikan.