PASURUAN, BacainD.com – Putaran kedua kejuaraan downhill bergengsi 76 Ultimate Downhill 2026, resmi dimulai di Arjuno Bike Park, Pasuruan, Jawa Timur, dengan sesi seeding run yang berlangsung pada hari Sabtu (17/10/2026).

Sejak awal, para downhiller terbaik Tanah Air langsung memacu kecepatan maksimal demi mengamankan peluang meraih poin tertinggi di lintasan sepanjang 1.600 meter yang berstatus UCI C2 tersebut.

Dalam kejuaraan downhill bergengsi 76 Ultimate Downhill 2026, tercatat sebanyak 113 rider dari 10 kelas berbeda berjuang keras menaklukkan tantangan di Lereng Gunung Arjuno.

Event Director 76 Ultimate Downhill 2026 Aditya Nugraha menyampaikan bahwa, karakter lintasan di Arjuno Bike Park Pasuruan, sangat dinamis dan memiliki tingkat kesulitan tersendiri dibandingkan dari seri sebelumnya.

“Arjuno Bike Park memang punya karakter yang challenging, karena tanahnya gembur dan posisi material bebatuan di lintasannya bisa berubah-ubah setiap waktu. Kondisi ini menciptakan tantangan dinamis yang cukup sulit diprediksi peserta,” ucap Aditya.

Kondisi jalur yang dipenuhi debu tebal menutupi bebatuan menuntut para peserta untuk ekstra cermat dalam membaca line. Sedikit saja salah perhitungan dapat berakibat fatal berupa kecelakaan atau catatan waktu yang merosot drastis, seperti yang dialami sejumlah rider dari kelas pemula hingga elite selama sesi seeding run.

“Kami justru melihatnya sebagai daya tarik utama Arjuno Bike Park dan jadi pembeda dengan lintasan di tempat lain. Selain itu juga bisa jadi pembelajaran buat setiap rider untuk cepat beradaptasi dengan lintasan,” ujarnya.

Di kelas Men Elite, downhiller asal tim Astrindo Racing, Agung Prio Apriliano, keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 2 menit 45.619 detik. Posisi kedua ditempati oleh Putra Ganda Arrozak dari Alaska Squad dengan catatan 2 menit 49.910 detik, disusul Pandu Satrio Perkasa dari Sego Anget Racing Team di tempat ketiga dengan 2 menit 55.676 detik.

“Kondisi trek sangat berdebu dan juga line-nya berubah terus. Di seeding run tadi saya mencoba terus nge-push di section yang halus, dan di section yang sulit itu saya melakukan kontrol yang lumayan banyak sebenarnya,” kata Agung.

Keberhasilan mengamankan posisi hot seat pada seeding run ini mendongkrak rasa optimisme Agung untuk menghadapi babak final run keesokan harinya. Ia bertekad untuk tampil jauh lebih optimal demi merebut podium juara.

“Pastinya akan lebih maksimal lagi besok. Saya juga diskusi dengan tim mekanik untuk memastikan setting sepeda yang terbaik,” imbuhnya.

Sementara itu pada kategori Women Elite, Milatul Khaqimah dari Nukeproof Axess Racing Team berhasil menduduki peringkat teratas usai membukukan catatan waktu 3 menit 31.492 detik.

Ia mengungguli Arasy Ikhsaniah Bilqis dari Develo Racing Team yang mencatat waktu 3 menit 35.670 detik di posisi kedua, serta Nining Porwaningsih dari Anindya Racing Team di urutan ketiga dengan 3 menit 39 detik.

“Pada sesi seeding run tadi, saya lebih berusaha untuk fokus ke kontrol sepeda sejak start. Di sini kondisi lintasannya berubah-ubah dan mudah rusak. Jadi, tidak bisa diprediksi dan lebih mengutamakan kontrol supaya tidak crash karena dengan trek seperti itu, ban jadi mudah slip,” tutur Milatul merupakan warga Lumajang.

Rangkaian 76 Ultimate Downhill 2026 seri kedua di Pasuruan ini akan mencapai puncaknya pada sesi final run hari Minggu (18/10/2027) esok, di mana seluruh pebalap dari 10 kategori yang dilombakan akan mengerahkan kemampuan terbaik mereka demi memperebutkan gelar juara di ajang bergengsi bersertifikasi UCI tersebut. (BM)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

M. Bahrul Ulum

M. Bahrul Ulum adalah seorang wartawan BacainD.com - M. Bahrul Ulum merupakan Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) resmi yang bertugas di BacainD.com untuk wilayah Jawa Timur.