BEKASI, BacainD.com – Kobaran api tiba-tiba membesar di tengah malam dan menghanguskan lahan produksi palet serta lapak Madura di Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (9/9/2026) malam.
Tidak tanggung-tanggung, area yang terdampak diperkirakan mencapai 3.000 meter persegi. Api membuat petugas pemadam kebakaran harus mengerahkan kekuatan penuh untuk mengendalikan kobaran agar tidak semakin meluas.
Laporan mengenai kebakaran tersebut diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi sekitar pukul 23.25 WIB.
Komandan Pleton 2 Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Wawan, mengatakan petugas langsung bergerak setelah menerima laporan. Armada diberangkatkan sekitar pukul 23.30 WIB dan tiba di lokasi kurang lebih 10 menit kemudian.
“Petugas kami kemudian berangkat menuju lokasi sekitar pukul 23.30 WIB dan tiba 10 menit kemudian,” ujar Wawan saat ditemui di lokasi.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dan satu kendaraan rescue diterjunkan. Armada tersebut berasal dari Mako Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Pemda, dan Wibawa Mukti.
Penanganan api juga mendapat dukungan dari PMI, Jababeka, Cikarang Listrindo, serta TNI. Di tengah proses pemadaman, muncul informasi awal mengenai dugaan sumber api. Petugas menyebut aktivitas pembakaran sampah sebagai salah satu dugaan pemicu kebakaran.
“Informasi yang kami dapat, api muncul diduga karena bakar sampah,” kata Wawan.
Lahan yang terbakar diketahui dimiliki tiga orang, yakni Holik, Paruf, dan Narilan. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, besarnya area yang terbakar membuat kerugian material belum dapat dihitung secara pasti.
Hingga proses penanganan berlangsung, nilai kerugian masih dalam tahap pendataan. Penyebab kebakaran pun masih mengacu pada dugaan awal yang disampaikan petugas di lapangan. (Frm)






