PASURUAN, BacainD.com – Kecerobohan meninggalkan kunci kontak tertancap di sepeda motor kembali memicu aksi kejahatan. Motor Yamaha Vega warna biru-silver, raib digondol pencuri saat terparkir di samping rumah warga di Dusun Kemamang, Desa Banjarimbo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.
Peristiwa tersebut baru disadari oleh korban, S (66), pada Minggu (6/9/2026) pagi sekitar pukul 06.30 WIB saat hendak memberi makan hewan ternaknya. Pelaku yang diamankan berinisial A-A (37) warga Desa Setempat, Kecamatan Lumbang.
Iptu Joko Suseno – Kasi Humas Polres Pasuruan menyampaikan, awalnya motor bernomor polisi N-6140-WI milik korban terparkir di samping rumah sejak Sabtu (5/9/2026) malam pukul 21.00 WIB.
“Setelah itu ditinggal tidur, dengan posisi kunci kontak masih dalam keadaan tertancap di motor,” ucap Joko, Senin (7/9/2026).
Joko menjelaskan, saat korban terbangun dan mau memberi makan sapi pada Senin dini hari. Korban melihat motor sudah tidak ada ditempat sebelumnya.
“Korban langsung melaporkan kejadian itu ke Kepala Desa Banjarimbo, Kecamatan Lumbang. Setelah dilakukan pencarian, Kepala Desa bersama warga dan berhasil mengamankan pelaku,” jelasnya.
Tak lama kemudian, Polsek Lumbang yang menerima laporan dari Kades Banjarimbo langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan tersangka beserta barang bukti agar terhindar dari amuk massa.
“Pelaku langsung kami amankan ke Mapolsek Lumbang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Dihadapan polisi, A-A (Pelaku Red) mengaku bahwa aksi pencurian tersebut dilakukan saat lingkungan yang sepi dan melihat celah dari kelalaian korban, “Bahwa disekitaran TKP sepi dan kunci motor masih menempel, lalu membawa motor curian ke arah Utara,” ujar Joko.
Ia menambahkan, setelah berhasil membawa motor, justru pelaku kebingungan hendak menjual hasil curiannya, pelaku lantas menyembunyikan sepeda motor tersebut di area hutan (alas) setempat sebelum akhirnya kembali ke rumahnya dengan berjalan kaki.
“Pelaku melakukan pencurian tersebut rencananya dijual dan uangnya untuk kebutuhan sehari-hari karena tidak bekerja,” tambahnya.
Pelaku juga mengakui bahwa aksi nekat tersebut baru pertama kali dilakukannya lantaran terdesak kebutuhan ekonomi, “Dari pengakuan pelaku ke Polisi, katanya baru pertama kali,” pungkasnya. (BM)






