BEKASI, BacainD.com – Riuh semangat dan sorak sorai siswa mewarnai Stadion Mini Mustika Jaya, Rabu (6/4/2026), saat ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Mustika Jaya resmi digelar.
Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam mencetak bibit atlet sejak usia dini.
Ajang tahunan ini menampilkan beragam cabang olahraga, mulai dari voli, atletik, sepak bola, renang, karate, pencak silat, hingga bulu tangkis.
Para siswa Sekolah Dasar (SD) tampak antusias mengikuti setiap pertandingan, menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan para guru dan orang tua.
Suasana kian meriah saat Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Abdul Harris Bobihoe, M.Si, hadir membuka kegiatan. Dengan penuh semangat, ia menyapa para peserta melalui yel-yel khas Kota Bekasi yang langsung disambut riuh oleh para siswa.
Ketua Panitia O2SN Mustika Jaya, Doni Oktavianus, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digagas Kelompok Kerja Guru (KKG) sebagai bagian dari pembinaan olahraga di tingkat dasar.
“Setiap tahun kami konsisten menggelar O2SN sebagai program pembinaan. Tahun ini ada delapan cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat kecamatan,” ujarnya.

Doni menambahkan, dari sejumlah cabang yang dilombakan, nantinya akan dipilih beberapa nomor unggulan untuk mewakili Kecamatan Mustika Jaya ke tingkat Kota Bekasi. Cabang seperti renang, bulu tangkis, karate, pencak silat, atletik, hingga voli putra dan putri menjadi fokus pembinaan lanjutan.
Khusus cabang renang, sistem perlombaan dilakukan secara perorangan dengan berbagai gaya, yakni gaya dada, kupu-kupu, punggung, dan bebas, baik untuk kategori putra maupun putri. Setiap atlet bahkan didorong menguasai lebih dari satu gaya sebagai bentuk peningkatan kompetensi.
“Di tingkat kota, satu atlet bisa mengikuti hingga empat gaya. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut, Doni berharap kegiatan ini mendapat perhatian lebih luas, termasuk dari media, agar pembinaan atlet usia dini di Mustika Jaya semakin dikenal.
“Peran media sangat penting untuk mempublikasikan kegiatan seperti ini, agar semangat pembinaan olahraga di tingkat kecamatan bisa terus berkembang,” tandasnya.
Dengan semangat sportivitas dan pembinaan berkelanjutan, O2SN Mustika Jaya 2026 bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga langkah awal menuju lahirnya atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah di masa depan. (Frm)






