BEKASI, BacainD.com – Menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait pedagang di Kawasan Jalan RE Martadinata, tepatnya di area pasar tumpah Sentra Grosir Cikarang (SGC), pelaksana tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada Senin (4/5/2026) malam.

Dalam sidaknya tersebut, Asep mengaku menerima laporan bahwa kondisi pasar kembali tidak beraturan alias semrawut, meskipun beberapa waktu usai dilakukan penataan ulang.

“Saya sudah mendengar pengaduan dari masyarakat, bahwa pedagang mulai maju lagi ke tengah jalan. Karena itu, saya turun langsung untuk mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Di lokasi, ia masih menemukan sejumlah pedagang yang memanfaatkan badan jalan untuk berjualan, sehingga berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga.

Asep pun langsung mengarahkan pedagang untuk memanfaatkan lahan kosong yang tersedia di sekitar area tersebut.

“Tadi saya lihat ada lahan kosong. Untuk sekitar 20 pedagang, mulai malam ini harus sudah pindah dan berjualan di sana,” katanya.

Ia menjelaskan, penataan pasar tumpah merupakan bagian dari upaya jangka panjang Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menciptakan kawasan pasar yang tertib, rapi, dan nyaman.

“Kedepannya kawasan ini akan kita tata. Jalannya kita aspal, kita rapikan, kita cat agar terlihat lebih baik. Kalau masih semrawut dan mengganggu aktivitas masyarakat, tentu tidak baik,” ujarnya.

Untuk memastikan penertiban berjalan optimal, Pemkab Bekasi akan melakukan pengawasan selama 10 hari ke depan dengan melibatkan Satpol PP, kepolisian, dan unsur TNI.

“Kita akan jaga bersama selama 10 hari ke depan. Kita ingin ada kerja sama antara pemerintah dan pedagang. Jalan raya ini untuk kendaraan, bukan untuk berjualan,” tegasnya.

Dalam rencana jangka panjang, Pemkab Bekasi juga menyiapkan relokasi pasar tumpah ke lokasi yang lebih representatif. Asep menyebutkan, tersedia lahan sekitar 2,6 hektare yang diperkirakan mampu menampung seluruh pedagang, yang jumlahnya mencapai sekitar 320 dolak.

“Ke depan kita siapkan pasar yang lebih luas dan tertata, lengkap dengan area parkir dan zona pasar tradisional,” jelasnya.

Ia berharap para pedagang dapat memahami kebijakan tersebut demi menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan bersama.

“Pedagang tetap bisa berjualan dengan nyaman, masyarakat juga tidak terganggu,” pungkasnya. (Ths)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

Thanisa Aulia

Thanisa Aulia adalah seorang jurnalis profesional di BacainD.com yang berpengalaman dalam meliput berbagai isu aktual, mulai dari pemerintahan, hukum, hingga sosial kemasyarakatan. Mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan kedalaman informasi dalam setiap tulisan, ia berkomitmen menghadirkan berita yang kredibel, tajam, dan dapat dipercaya oleh publik.