PASURUAN, BacainD.com – Komitmen bersama dalam menjaga iklim investasi dan roda perekonomian daerah terus ditunjukkan oleh DPRD Kabupaten Pasuruan bersama para pelaku usaha perikanan di wilayah setempat.
Hal tersebut mengemuka saat Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar kunjungan lapangan ke PT Megamarine Pride dan PT Baramuda Bahari pada Senin (19/10/2026).
Kunjungan ini menjadi momen penting untuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kementerian, serta lembaga terkait yang telah berkolaborasi aktif hingga aktivitas operasional perusahaan dapat kembali berjalan normal secara penuh.
Direktur PT Megamarine Pride dan PT Baramuda Bahari, Yohanes Yoelianto, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas pengawalan serta dukungan yang diberikan oleh DPRD Kabupaten Pasuruan beserta seluruh instansi terkait. Menurutnya, respons cepat dan sinergi lintas sektor ini membawa kepastian nyata bagi iklim usaha serta keberlangsungan ribuan tenaga kerja.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DPRD Kabupaten Pasuruan, khususnya Komisi II, serta seluruh jajaran kementerian dan OPD terkait di Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Berkat komunikasi terbuka dan kolaborasi yang sangat baik, seluruh alur rantai operasional perusahaan kami kini dapat beroperasi normal kembali,” ujar Yohanes.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Arifin, turut memberikan penghargaan atas kerja sama yang solid dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Ditjen PSDKP, Bea Cukai, hingga jajaran dinas di tingkat daerah seperti Dinas Koperindag, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, DLH, Satpol PP, Disnaker, serta Balai Karantina.
“Sinergi yang responsif, transparan, dan berkeadilan dari seluruh instansi terkait ini sangat krusial. Pendekatan konstruktif seperti inilah yang kita butuhkan untuk memberikan kepastian hukum, melindungi iklim investasi, sekaligus memastikan perekonomian masyarakat Kabupaten Pasuruan tetap tumbuh positif,” tegas Arifin.
Dengan pulihnya rantai operasional industri perikanan ini, alur penyerapan udang dari petambak lokal hingga distribusi ekspor kini kembali bergerak optimal. Pihak manajemen perusahaan pun menegaskan komitmennya untuk terus mematuhi regulasi perundang-undangan serta menjaga standar mutu dan keamanan pangan demi kesejahteraan masyarakat Pasuruan. (BM)





