Kali ini, dampaknya langsung terasa ke fasilitas vital milik kota. PALD, yang menjadi garda terdepan pengolahan limbah domestik, tidak dapat beroperasi akibat kelalaian infrastruktur dan minimnya mitigasi risiko dari pengelola TPA.

Kritik keras pun datang dari sejumlah tokoh lingkungan dan pemerhati pelayanan publik. DLH dianggap lamban dan tidak tanggap dalam menangani dampak sistemik dari pengelolaan TPA yang amburadul. (Bung Suryo)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *