BEKASI, BacainD.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bekasi sejak Senin malam berujung petaka.
Tanggul Sungai Citarum di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, jebol pada Selasa (20/1/2026) dini hari, memicu banjir besar yang merusak permukiman warga.
Derasnya arus sungai menghantam satu rumah warga yang berdiri tepat di bibir tanggul hingga ambruk seketika.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri meski harus meninggalkan seluruh harta benda.
Pemilik rumah, Sarminah, masih terlihat syok saat menceritakan detik-detik rumahnya diterjang banjir. Saat kejadian, ia tengah berada di dalam rumah bersama suaminya.
“Saya lagi di dalam rumah, suami habis nonton televisi setelah salat. Tiba-tiba terdengar suara keras seperti petir, ‘jegerrr’. Setelah itu air langsung menerjang dan rumah ambruk,” tutur Sarminah dengan suara bergetar.
Ia mengaku sempat terseret arus sebelum akhirnya ditarik suaminya keluar dari rumah. Dalam kepanikan, keduanya tidak sempat menyelamatkan barang apa pun.
“Semua habis. Saya sekarang mengungsi di rumah anak. Saya hanya berharap rumah saya bisa direnovasi supaya punya tempat tinggal lagi,” ujarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan, material tanggul yang didominasi tanah dan bebatuan tak mampu menahan tingginya debit air Sungai Citarum.
Air meluap dengan cepat, menggenangi permukiman warga di sekitarnya.

Akibat Tanggul Sungai Citarum yang Jebol tersebut, tak hanya merusak satu rumah, banjir juga merendam ribuan rumah lainnya di wilayah Muara Gembong.
Ketinggian air dilaporkan mencapai satu hingga satu setengah meter, memaksa warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu langkah penanganan dari pihak terkait, terutama untuk perbaikan tanggul guna mencegah bencana serupa terulang. (Frm)






