BEKASI, BacainD.com – Forum Wartawan Bekasi Raya (FWBR), mengkritik keras tindakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Syafri Donny Sirait yang diduga mengusir serta melontarkan kata-kata tidak pantas kepada wartawan saat hendak dikonfirmasi terkait dugaan permasalahan sewa alat berat di UPTD TPA Burangkeng, pada Selasa (6/10/2026).
Insiden tersebut dialami oleh sejumlah jurnalis yang datang untuk menjalankan tugas konfirmasi, namun justru mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan hingga penghinaan fisik yang sempat terekam dalam rekaman video.
Ketua Umum Forum Wartawan Bekasi Raya Suryono ST menyatakan keberatan atas peristiwa pengusiran dan tindakan emosional dari pejabat publik tersebut.
“Jelas kami kecam! Ini pelecehan terhadap profesi wartawan. Wartawan itu datang untuk membuat berita berimbang, bukan untuk minta proyek. Kalau pejabat tidak mau dikonfirmasi, suruh saja tutup kantornya jadi bunker,” ujar Suryono.
Suryono menilai sikap tidak kooperatif dari seorang kepala dinas saat dimintai keterangan justru menimbulkan tanda tanya besar terkait pengelolaan di TPA Burangkeng.
“Kenapa harus ngamuk saat ditanya soal sewa alat berat? Ada apa di TPA Burangkeng? Kalau bersih kenapa risih? Jawab pakai data, bukan pakai emosi dan hinaan,” tuturnya.
Atas kejadian ini, pihak Forum Wartawan Bekasi Raya berencana melaporkan hal tersebut kepada Bupati Bekasi agar dilakukan evaluasi terhadap jabatan Kadis DLH Kabupaten Bekasi.
“Jangan sampai Pemkab Bekasi memelihara pejabat yang mulutnya tidak bisa menjaga etika. Ingat, UU Pers Pasal 18 jelas ada sanksi pidana bagi yang menghalangi kerja wartawan,” tutupnya.
Hingga saat ini, pihak Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Syafri Donny Sirait belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. (BM)






