Bekasi, BacainD.com – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Minggu sore (11/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan merusak beberapa rumah warga.
Dampak paling parah terjadi di wilayah RT 003/04, Kelurahan Mustikasari. Angin kencang dilaporkan menerbangkan atap rumah warga hingga mengalami kerusakan cukup serius. Selain itu, akses jalan di beberapa titik juga sempat terganggu akibat pohon tumbang.
Menanggapi kejadian tersebut, Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, S.A.P., M.Si., bersama jajaran kelurahan dan Pamor setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan penanganan awal. Kehadiran aparat wilayah ini mendapat respons positif dari warga karena dinilai cepat dan tanggap dalam situasi darurat.
Turut hadir di lokasi, Suryono, S.T., yang akrab disapa “Ketua Aing”, mendampingi camat dalam memantau kondisi warga terdampak. Ia juga menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah dapat segera memberikan bantuan kepada warga yang mengalami kerusakan rumah.
“Pemerintah harus hadir saat seperti ini untuk meringankan penderitaan warga yang tertimpa bencana. Camat Mustikajaya juga patut mendapatkan apresiasi atas kesigapan dan kepeduliannya dalam menangani pascabencana,” ujar Suryono.
Hingga Minggu malam (12/4/2026), pihak kecamatan bersama RT, RW, dan kelurahan masih melakukan pendataan jumlah kerusakan, baik ringan maupun berat, guna menentukan langkah penanganan lanjutan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah dan masyarakat akan perlunya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang kian tidak menentu. Pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat sistem mitigasi bencana, termasuk pemangkasan pohon rawan tumbang serta penyediaan bantuan darurat yang cepat dan tepat sasaran.
Sementara itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca, memastikan kondisi bangunan rumah aman, serta segera melaporkan potensi bahaya di lingkungan sekitar.
Kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci dalam meminimalisir risiko dan dampak bencana di masa mendatang.(Suryono ST)






