SEMARANG, BacainD.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang memastikan genangan air di petak jalan rel sekitar Stasiun Pekalongan telah surut.

Ketinggian air kini berada di bawah kepala rel (kop rel), sehingga perjalanan kereta api kembali dapat dilayani tanpa pembatalan mulai hari ini.

Meski jalur sudah bisa dilalui, KAI masih memberlakukan pembatasan kecepatan demi menjamin keselamatan perjalanan.

Kereta api yang melintas di lokasi bekas banjir dibatasi melaju dengan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan pembatasan tersebut dilakukan sambil menunggu proses normalisasi jalur selesai sepenuhnya.

Selama masa pemulihan, petugas prasarana tetap melakukan pengawasan ketat di lapangan.

“Secara bertahap KAI Daop 4 Semarang terus melakukan proses normalisasi jalur yang sempat terendam banjir, agar kembali dapat dilewati dengan aman dan kecepatan perjalanan bisa ditingkatkan,” ujar Luqman.

Untuk mempercepat pemulihan, KAI juga mengoperasikan Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR). Alat tersebut digunakan untuk memadatkan kembali pondasi batu balas yang sebelumnya tergerus air akibat genangan.

“Langkah yang dilakukan antara lain meninggikan tubuh badan rel, memadatkan batu balas di sekitar rel, serta memperkuat pondasi jalur agar kembali aman dilalui,” tambahnya.

Selain itu, pemeriksaan rutin terus dilakukan guna memastikan kondisi jalur benar-benar stabil sebelum kecepatan operasional kereta dikembalikan ke kondisi normal. (Kt)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan: