PASURUAN, BacainD.com – DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan penyesuaian susunan fraksi pada awal tahun 2026. Perubahan tersebut disahkan melalui rapat paripurna yang digelar pada Rabu (7/1/2026) siang.
Dua fraksi yang mengalami perombakan kepengurusan adalah Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Fraksi PDI Perjuangan. Pergantian ini merupakan usulan internal masing-masing partai sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi di lingkungan legislatif.
Dalam susunan terbaru, Fraksi PKB kini dipimpin oleh Rudi Hartono sebagai Ketua, didampingi Sa’ad Muafi sebagai Sekretaris dan Nur Laila sebagai Bendahara. Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan menetapkan Arifin sebagai Ketua, Heru Veri Nurcahya sebagai Sekretaris, serta Mujangki sebagai Bendahara.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menyampaikan bahwa perubahan kepengurusan fraksi merupakan hal yang wajar dalam dinamika parlemen. Menurutnya, mekanisme pergantian tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan partai pengusung.
Ia menjelaskan bahwa pengajuan perubahan fraksi disampaikan oleh partai dan kemudian dibahas melalui Badan Musyawarah. Berbeda dengan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), susunan fraksi tidak terikat batasan waktu tertentu sehingga dapat diubah kapan saja sesuai kebutuhan partai.
Samsul juga menyinggung soal perubahan AKD yang memiliki ketentuan masa jabatan, khususnya untuk pimpinan komisi yang maksimal dua setengah tahun. Namun untuk pergeseran posisi anggota, hal itu dapat dilakukan berdasarkan usulan partai. Ia mencontohkan adanya pengajuan dari PDI Perjuangan terkait perpindahan anggota dari Bapemperda ke Banmus, meski hingga kini belum dibahas secara resmi.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Arifin, menyebut pergantian kepengurusan fraksi sebagai bagian dari proses dinamika organisasi yang sehat. Menurutnya, langkah tersebut diambil untuk memperkuat kinerja fraksi sekaligus meningkatkan soliditas dan efektivitas kerja politik di DPRD.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan fraksi sebelumnya atas kontribusi dan pengabdian yang telah diberikan. Arifin menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan momentum untuk memperkuat kerja kolektif dan semangat kebersamaan.
Ke depan, ia berharap susunan baru fraksi dapat semakin menunjukkan loyalitas terhadap keputusan partai serta mampu menghadirkan kinerja yang lebih progresif, responsif, dan berintegritas dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. (BM)






