MALANG, BacainD.com – Para pedagang di Pasar Induk Gadang, Kota Malang, bersiap menempati tempat relokasi seiring progres pembangunan yang terus berjalan.

Hingga saat ini, pembangunan lokasi relokasi telah mencapai 60 persen dan bangunan utama mulai terlihat.

Koordinator Pedagang Ikan Pasar Induk Gadang, Abdul Jamal, menyampaikan bahwa relokasi tidak hanya melibatkan pedagang di sisi timur jalan, tetapi juga pedagang di sisi barat.

Total pedagang yang akan direlokasi diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang.

“Awalnya hanya pedagang sisi timur yang direlokasi, tapi dalam prosesnya pedagang sisi barat juga ikut dipindah. Jadi nanti sekitar 1.000 pedagang yang pindah, sisi timur dan barat jalan akan bebas dari pedagang,” ujar Jamal.

Ia menjelaskan, pembangunan atap gedung relokasi telah rampung, begitu pula dengan saluran air atau drainase.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pembangunan fondasi untuk pedagang sisi barat.

“Diperkirakan para pedagang akan pindah setelah Lebaran, sekitar April. Seluruh pedagang mendukung penuh rencana relokasi ini,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan memahami permintaan pedagang yang ingin menunggu hingga Lebaran sebelum pindah, guna menghindari kebingungan pelanggan.

“Kami tidak mempermasalahkan. Pedagang memang masih perlu waktu dan memilih menunggu Lebaran. Setelah itu mereka akan membongkar kios sendiri karena tempat relokasinya sudah siap,” ujar Wahyu.

Ia menegaskan bahwa seluruh biaya relokasi ditanggung oleh pedagang, sehingga tidak membebani anggaran pemerintah daerah.

Setelah relokasi rampung, Pemkot Malang memastikan akan segera melakukan perbaikan jalan di kawasan Pasar Induk Gadang yang selama ini mengalami kerusakan.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp14,9 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Rinciannya, sebesar Rp12,9 miliar dialokasikan untuk perbaikan jalan utama, sementara Rp2 miliar untuk perbaikan jalan pendukung atau jalan “sirip” di sekitar pasar. Jalan utama nantinya akan diperlebar hingga sekitar 30 meter.

Perbaikan jalan akan menggunakan sistem pengecoran beton agar lebih kuat dan tahan lama, mengingat karakteristik lalu lintas dan lingkungan di kawasan pasar.

“Konsepnya mirip jalan kembar di Jalan Rajasa. Akan ada dua jalur dengan median di tengah. Dari pagar kiri sampai kanan, total lebar ruang milik jalan mencapai 30 meter,” jelas Wahyu.

Wahyu menambahkan, rencana perbaikan jalan Pasar Induk Gadang sejatinya sudah disusun sejak 2024, namun sempat tertunda akibat efisiensi anggaran yang menyebabkan penarikan alokasi DAK.

“Setelah kami bertemu Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, proyek perbaikan jalan Pasar Induk Gadang dipastikan masuk dalam DAK Jalan Tahun 2026,” pungkasnya. (Ths)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan: