Pasuruan, BacainD.com – Jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pasuruan selama tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya (2024 Red). Namun demikian, angka korban meninggal dunia justru menunjukkan peningkatan.

Berdasarkan data Satlantas Polres Pasuruan, sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak 1.073 perkara kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, 221 orang meninggal dunia, tidak ada korban luka berat, dan 1.622 orang mengalami luka ringan.

Sementara itu, pada tahun 2025 jumlah kecelakaan lalu lintas menurun menjadi 1.049 perkara. Namun, jumlah korban meninggal dunia meningkat menjadi 243 jiwa. Untuk korban luka berat tetap nihil, sedangkan korban luka ringan mengalami penurunan menjadi 1.520 orang.

Waka Polres Pasuruan, Kompol Andy Purnomo, menyampaikan bahwa penurunan jumlah kecelakaan merupakan hasil dari berbagai upaya preventif yang telah dilakukan, meskipun masih diperlukan evaluasi menyeluruh terkait meningkatnya angka fatalitas.

“Kami melihat ada penurunan jumlah kejadian laka lantas, namun peningkatan korban meninggal dunia menjadi perhatian serius untuk terus meningkatkan upaya keselamatan di jalan,” ucap Andy.

Selain jumlah korban, kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan signifikan, “Pada tahun 2024, total kerugian materiil tercatat mencapai Rp 1.204.550.000, sedangkan pada tahun 2025 menurun menjadi Rp 424.750.000,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Iptu Gagah, mengatakan pihaknya akan terus mengintensifkan upaya pencegahan kecelakaan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat.

“Kami akan terus melakukan himbauan secara langsung kepada warga serta membuat konten-konten edukasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” kata Iptu Gagah.

Polres Pasuruan berharap melalui edukasi berkelanjutan dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, angka kecelakaan serta korban jiwa di jalan raya dapat terus ditekan ke depannya. (BM)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan: