KARAWANG, BacainD.com – Ribuan warga tampak antusias menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam acara Panen Raya Nasional di sentra pertanian Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Kehadiran Presiden bahkan disambut histeris oleh masyarakat yang telah menunggu sejak pagi.

Presiden Prabowo tiba di Karawang menggunakan helikopter dan mendarat di helipad Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Cilebar.

Dari lokasi tersebut, Presiden kemudian menuju area panen raya di Kantor Kecamatan Cilebar, dan tiba sekitar pukul 11.13 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara resmi mengumumkan Indonesia telah mencapai swasembada pangan, khususnya beras, pada tahun 2025.

Deklarasi itu disampaikan langsung di hadapan ribuan petani dan tamu undangan.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Rabu, 7 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia. Terima kasih,” ujar Presiden.

Usai pernyataan tersebut, Presiden menumbukkan alu ke dalam lesung sebagai simbol keberhasilan swasembada beras nasional.

Prosesi simbolik itu turut diikuti oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta perwakilan kelompok petani.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas capaian swasembada pangan yang dinilai sebagai tonggak penting dalam sejarah kemandirian bangsa.

Ia memberikan apresiasi tinggi kepada para petani, penyuluh pertanian, dan seluruh komunitas pertanian di Indonesia.

“Terima kasih seluruh komunitas pertanian di Indonesia. Saudara bekerja keras, saudara bersatu, saudara kompak. Kita sudah swasembada, satu tahun berdiri di atas kaki kita sendiri, satu tahun tidak tergantung bangsa-bangsa lain,” ucapnya, disambut tepuk tangan meriah.

Presiden juga menyebut para petani sebagai putra-putri terbaik bangsa yang telah membuktikan kemampuan Indonesia mencapai kemandirian pangan.

Ia menyinggung adanya pihak-pihak yang sebelumnya meragukan upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada tersebut.

“Yang penting hari ini saudara-saudara telah memberi bukti yang nyata. Saudara mencatat tonggak penting dalam kemerdekaan bangsa Indonesia,” katanya.

Dalam pidatonya, Prabowo turut mengungkapkan bahwa sempat ada tokoh penting yang meragukan kemampuan Indonesia mencapai swasembada pangan, bahkan menilai Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman hanya pandai berjanji.

“Beberapa waktu lalu ada yang mengatakan ke saya, tidak mungkin swasembada itu. Tapi hari ini, saudara Andi Amran Sulaiman saya beri Bintang Jasa Utama,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah dan seluruh elemen pertanian nasional dalam mengamankan masa depan bangsa.

Acara Panen Raya Nasional ini turut dihadiri jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, Jaksa Agung, Kapolri, Wakil Panglima TNI, kepala staf tiga matra TNI, kepala daerah, serta direktur utama sejumlah BUMN yang terlibat dalam program swasembada pangan nasional. (Tns)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan: