PASURUAN, BacainD.com – Berkedok mengamen dengan berkostum badut, seorang pria justru mencuri motor yang sedang terparkir di Desa Pager, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan pada Selasa (16/12/2025) pagi. Akibatnya, pelaku dimassa warga.
Pelaku diketahui bernama Deny Santoso (36), warga Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Ia diamankan warga setelah aksinya mencuri sepeda motor milik korban, Akhmad (45), diketahui oleh korban dan warga sekitar.
Kapolsek Purwosari Iptu Dr Santy Wijaya mengatakan, bahwa aksi pencurian tersebut terjadi saat sepeda motor korban diparkir di teras rumah dengan kondisi kunci kontak masih menancap dan tanpa dikunci setir.
“Pelaku sebelumnya mengamen di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan kostum badut. Saat melihat sepeda motor korban dalam keadaan kunci masih terpasang, pelaku langsung mengambil dan membawa kabur kendaraan tersebut,” ucap Santy.
Namun Lanjut Santy, aksi pelaku diketahui oleh korban yang kemudian berteriak maling dan mengejar pelaku. Warga yang mendengar teriakan tersebut turut membantu sehingga pelaku berhasil diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Pelaku langsung memanfaatkan kelengahan korban, pelaku juga sempat dimassa warga. Setelah itu, pelaku beserta barang bukti langsung kami bawa ke Mapolsek Purwosari untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” Lanjutnya.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat tahun 2023 warna hitam dengan nomor polisi N 6844 TDR, satu set kostum badut, satu kaos oblong warna hitam, serta satu celana jeans warna biru.
“Dari pengakuan pelaku, ia mengamen dengan kostum badut sudah di tekuni dua tahun yang lalu,” ujarnya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi kunci masih terpasang guna mencegah tindak kejahatan.
Sementara itu, Deni Santoso – Pelaku menyampaikan, bahwa sejak berangkat ia tidak memiliki pikiran untuk mencuri. Namun, ia berfikiran hutang sehingga nekat mencuri motor tersebut.
“Awal berangkat ngamen dari rumah tidak ada pikiran kesana (Mencuri Red). Tapi kepikiran hutang, sehingga nekat mencuri motor,” pungkasnya. (BM)






