TEKNO, BacainD.com – Tak henti-hentinya google memberikan kejutan baru untuk mempermudah para penggunanya. Khususnya dalam bidang pembuatan video berbasis kecerdasan buatan (artificial intelegence/AI) generatif.

Pada awal 2026, perusahaan kembali memperbarui teknologi andalannya melalui peluncuran Veo 3.1, versi terbaru dari generator video berbasis AI yang diklaim semakin canggih dan realistis.

Veo 3.1 menghadirkan sejumlah peningkatan dibanding versi sebelumnya, mulai dari kemampuan yang lebih presisi saat menggunakan bahan referensi hingga dukungan output video dengan kualitas lebih tinggi.

Pembaruan ini memperluas peluang kreatif bagi pembuat konten, kreator digital, hingga profesional media tanpa memerlukan keahlian penyuntingan video konvensional.

Google Veo 3.1 merupakan model generatif video AI lanjutan yang dikembangkan oleh Google DeepMind.

Dibangun di atas fondasi Veo 3, versi terbaru ini memungkinkan pembuatan video dengan visual yang lebih konsisten, realistis, serta pengendalian gaya yang lebih baik.

Dikutip dari Ars Technica, Rabu (14/1/2026), Veo 3.1 dirancang untuk meningkatkan pengalaman pembuatan video berbasis teks maupun gambar.

Sejumlah fitur baru turut diperkenalkan, di antaranya kemampuan memasukkan hingga tiga gambar referensi untuk menjaga konsistensi karakter, latar, dan tekstur sepanjang video.

Selain itu, Veo 3.1 kini mendukung format video vertikal dengan rasio 9:16 yang sesuai untuk platform media sosial seperti Instagram Reels, TikTok, dan YouTube Shorts.

Dari sisi kualitas, model ini mendukung keluaran video beresolusi 1080p, serta kemampuan upscaling hingga 4K untuk kebutuhan produksi berkualitas tinggi, meskipun proses awal dilakukan pada resolusi 720p.

Pembaruan tersebut memberikan fleksibilitas dan kontrol kreatif yang lebih luas, khususnya untuk pembuatan video AI berdurasi pendek dengan kualitas visual bergaya sinematik.

Cara Kerja Veo 3.1

Veo 3.1 bekerja dengan menerima perintah berbasis teks (prompt) dan/atau gambar referensi, kemudian mengubahnya menjadi video lengkap dengan adegan visual dan audio yang koheren.

Model terbaru ini didukung sistem AI yang mampu menangani konteks kompleks, menjaga konsistensi karakter, serta menghasilkan transisi visual yang lebih halus.

Video yang dihasilkan umumnya berdurasi singkat dan dirancang untuk kebutuhan media sosial seperti Shorts atau Reels.

Proses pembuatannya relatif cepat, meskipun durasi dan tingkat detail sangat bergantung pada kompleksitas perintah yang diberikan.

Harga Berlangganan di Indonesia

Untuk mengakses Veo 3.1, pengguna perlu berlangganan layanan Google AI Pro atau paket tertentu yang mencakup perangkat pengembangan AI Google.

Di Indonesia, biaya berlangganan Google AI Pro dipatok sekitar Rp309.000 per bulan.

Paket tersebut mencakup akses ke berbagai fitur AI Google, termasuk Gemini 2.5 Pro, notebook AI, tambahan penyimpanan cloud, serta kemampuan membuat video dengan Veo melalui Gemini AI.

Paket ini menjadi opsi paling terjangkau bagi pengguna umum dan pembuat konten yang ingin mengeksplorasi pembuatan video berbasis AI tanpa harus mengelola layanan Vertex AI yang lebih kompleks.

Sementara itu, bagi perusahaan atau pengembang yang memanfaatkan Veo 3.1 melalui API Gemini atau Vertex AI, biaya penggunaan umumnya dihitung berdasarkan durasi video yang dihasilkan, seperti per detik keluaran audio-video, dengan tarif yang bervariasi sesuai model dan paket layanan.

Terintegrasi dengan Ekosistem Google

Veo 3.1 dapat diakses melalui berbagai platform Google, termasuk aplikasi Gemini serta layanan pengembangan Google Cloud seperti Flow dan Vertex AI.

Integrasi ini memberikan fleksibilitas bagi kreator konten maupun pengembang aplikasi berbasis AI.

Google juga memperluas kompatibilitas format output video, termasuk format vertikal yang kini menjadi standar utama di media sosial.

Langkah ini membuka peluang baru bagi kreator untuk meningkatkan keterlibatan audiens di platform digital.

Dengan kehadiran Veo 3.1, Google kian memperkuat posisinya dalam persaingan teknologi video AI global.

Model ini memungkinkan pengguna dari berbagai latar belakang, mulai dari kreator independen hingga tim media profesional, untuk menghasilkan video berkualitas tinggi hanya melalui perintah sederhana. (Er)

Ikuti Channel WhatsApp Bacaind
Bagikan: